Transjakarta 9F, 10A, dan 12H Pamit, Ini Rute Alternatifnya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi jalur transjakarta. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jalur transjakarta. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Transjakarta melakukan penyesuaian layanan terhadap tiga rute, yakni 9F, 10A, dan 12H. Penyesuaian tersebut mulai berlaku sejak Sabtu (26/9).

Melalui akun Instagram resminya, Transjakarta menyampaikan bahwa pelanggan yang sebelumnya menggunakan ketiga rute tersebut tetap dapat melanjutkan perjalanan menggunakan sejumlah rute alternatif.

Untuk pengguna Rute 9F dengan tujuan Pluit, Transjakarta mengarahkan pelanggan menggunakan Rute 3C yang telah dimodifikasi menjadi rute Rusun Kapuk Muara-Rusun Tambora. Dari rute tersebut, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan Koridor 9 atau 12 menuju Halte Pluit.

Sementara itu, pelanggan Rute 12H dengan tujuan Penjaringan dapat menggunakan Rute 12C yang dimodifikasi menjadi rute Rusun Waduk Pluit-Rusun Penjaringan.

Adapun bagi pengguna Rute 10A, Transjakarta menyiapkan dua alternatif perjalanan, yakni Rute JAK.15 dan Rute 12F.

Untuk perjalanan dari Rusun Marunda menuju kawasan Tanjung Priok, pelanggan dapat menggunakan JAK.15 dari Rusun Marunda dan turun di Bus Stop Terminal Tanjung Priok 1.

Sedangkan untuk menuju kawasan Jalan Akses Marunda, pelanggan dapat menggunakan Rute 12F dari Rusun Marunda. Alternatif lainnya, pelanggan dapat menggunakan Koridor 10 menuju Halte Koja, kemudian berjalan kaki menuju Bus Stop Permai Koja 2 untuk melanjutkan perjalanan dengan Rute 12F.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan penyesuaian tersebut dilakukan untuk mengintegrasikan layanan rusun dengan jaringan rute Transjakarta yang sudah tersedia di sekitar kawasan.

“Penyesuaian layanan ini merupakan langkah strategis Transjakarta dalam menyelaraskan kebutuhan mobilitas masyarakat dengan efisiensi operasional armada. Kami memastikan pelanggan di area rusun tetap mendapatkan akses transportasi yang mudah, cepat, dan terintegrasi,” ujar Ayu.

Ayu mengatakan penyesuaian tersebut tidak dilakukan dengan mengurangi jumlah armada yang beroperasi. Transjakarta juga menyiapkan armada khusus yang berangkat langsung dari sejumlah rusun.

“Meskipun ada penggabungan dan penutupan rute tertentu, kami pastikan jumlah armada tidak dikurangi. Bahkan, kami menyediakan penugasan armada khusus yang memulai titik pemberangkatan langsung dari masing-masing rusun untuk menjamin kelancaran aktivitas harian warga,” lanjut Ayu.

Untuk Rute 9F dan 3C, keduanya kini digabungkan untuk mengoptimalkan cakupan layanan di Rusun Kapuk Muara dan Rusun Tambora. Bagi pelanggan dari Rusun Tambora, Transjakarta tetap menyediakan armada khusus yang langsung mengantar warga menuju Halte Penjaringan.