Truk Dilarang Melewati Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni

Groundbreaking proyek pembangunan dermaga eksekutif Merak-Bakauheni hari ini resmi dimulai. Prosesi peletakan batu pertama dan pengerjaan proyek disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Pembangunan dermaga eksekutif Merak-Bakauheni sudah dirancang sejak lama oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Nantinya dermaga eksekutif ini hanya khusus melayani para penyeberangan yang menggunakan kendaraan jenis golongan I yang mencakup mobil pribadi dan bus pariwisata.
Baca juga: Proyek Dermaga Eksekutif Merak-Bakauheni Resmi Dibangun
"Kehadiran dermaga eksekutif ini bagian dari solusi penataan pelabuhan untuk melayani segmen penumpang dan mobil pribadi (golongan I) dengan layanan dan tarif khusus," ungkap Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi di sela-sela peresmian groundbreaking pembangunan dermaga 6 eksekutif di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (27/5).
Rencananya, proyek dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak akan dibangun di lahan seluas 41.803 meter persegi. Sedangkan dermaga eksekutif di Pelabuhan Bakauheni akan dibangun di atas lahan seluas 48.446 meter persegi.

Proyek dermaga eksekutif Merak-Bakauheni adalah sinergi antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT PP (Persero) Tbk, dan PT Patra Jasa. Diharapkan dengan adanya dermaga eksekutif Merak-Bakauheni ini dapat memberikan akses terbaik bagi masyarakat dan wisatawan lokal dan asing yang ingin menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera atau sebaliknya.
"Tren pelabuhan tidak sebatas prasarana untuk menyeberang tetapi menjadi destinasi wisata yang dapat memberikan atmosfer dan pengalaman berkesan berupa layanan kelas premium saat dikunjungi,” katanya.
Berdasarkan data ASDP, tren pertumbuhan penumpang di Pelabuhan Merak dan Bakauheni mencapai 3 persen per tahunnya. Adapun jumlah penumpang yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni tahun 2016 mencapai total 1,55 juta orang atau naik 21 persen dibandingkan tahun 2015 sebanyak 1,28 juta orang. Kendaraan roda 4 atau lebih tercatat mencapai 1,79 juta unit atau naik 6 persen dibandingkan tahun 2015 sebanyak 1,64 juta unit.
Sebaliknya, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bakauheni menuju Merak tahun 2016 mencapai total 1,66 juta orang atau naik 30 persen dibandingkan tahun 2015 sebanyak 1,28 juta orang. Kendaraan roda 4 atau lebih tercatat mencapai 1,71 juta unit atau naik 9 persen dibandingkan tahun 2015 sebanyak 1,57 juta unit.
