Truk Tabrakan di Jalur Kereta di Banyuwangi, Kereta Telat 7 Menit

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua kendaraan truk tabrakan di perlintasan kereta api JPL 19, di KM 12+124 antara Stasiun Argopuro-Stasiun Banyuwangi Kota, Jumat (5/1/2024). Foto: Dok. Humas Daop 9 Jember
zoom-in-whitePerbesar
Dua kendaraan truk tabrakan di perlintasan kereta api JPL 19, di KM 12+124 antara Stasiun Argopuro-Stasiun Banyuwangi Kota, Jumat (5/1/2024). Foto: Dok. Humas Daop 9 Jember

Dua truk tabrakan di perlintasan kereta api JPL 19, di KM 12+124 antara Stasiun Argopuro-Stasiun Banyuwangi Kota, Jumat (5/1). Akibat kecelakaan tersebut, dua truk sempat melintang, menutupi jalur kereta api.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan salah satu truk yang melintang di perlintasan kereta api telah digeser menjauh dari rel sekitar pukul 13.55 WIB.

"Selanjutnya pada pukul 14.25 WIB satu truk yang masih tersisa melintang di rel berhasil dievakuasi dengan ditarik oleh dua truk besar," ujar Cahyo kepada kumparan, Jumat (5/1).

Usai mengevakuasi dua truk itu dari rel kereta, petugas KAI melakukan pengecekan terhadap konstruksi rel untuk memastikan tidak ada pergeseran atau perubahan jalur kereta.

"Pada pukul 14.47 WIB jalur dinyatakan aman, pada pukul 14.58 WIB KA Tambahan Jember-Ketapang melintas di lokasi dengan aman dan kecepatan normal," terangnya.

Atas kejadian ini, KA Tambahan Jember-Ketapang mengalami kelambatan selama 7 menit karena menunggu proses evakuasi selesai.

"KAI menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang KA Tambahan Jember-Ketapang yang sempat terganggu perjalanannya," ungkapnya.

PT KAI juga menekankan pengguna jalan berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang. Baik yang terjaga maupun tidak.

"Kesabaran dan kepatuhan atas rambu-rambu yang tersedia, dapat menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan perjalanan kereta api," tuturnya.

Sementara itu, petugas Satlantas Polres Banyuwangi belum mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. Begitu juga dengan kronologinya. Petugas masih fokus melakukan evakuasi.

"Ditunggu masih proses evakuasi," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Banyuwangi, Iptu Dwi Wijayanto.