Truk Tangki Air Tabrak Puluhan Orang saat Acara Karnaval di Mojokerto, 2 Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Truk tangki air menabrak puluhan orang saat ada acara karnaval di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.  Foto: Dok. Mili.id
zoom-in-whitePerbesar
Truk tangki air menabrak puluhan orang saat ada acara karnaval di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Foto: Dok. Mili.id

Truk tangki air menabrak puluhan orang saat ada acara karnaval di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (24/8). Truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga menabrak kerumunan orang.

Kapolsek Pacet, AKP Amat Susilo, mengatakan akibat kecelakaan itu dua orang meninggal dunia di tempat. Sementara puluhan orang mengalami luka-luka.

"Kejadian hampir maghrib, ini karena gagalnya fungsi pengereman. Dua orang meninggal dunia di TKP," kata Amat Susilo kepada kumparan, Kamis (24/8).

Truk dengan nomor polisi S 9085 UP ini dikemudikan oleh Anton Dwi Aryatama (32) warga asemrowo, Kota Surabaya.

Kecelakaan ini juga melibatkan tiga sepeda motor dan satu mobil Avanza. Saat ini para korban sudah dibawa ke rumah sakit.

Terpisah, dokter jaga IGD Puskesmas Pacet, dr Caisa Aji, menjelaskan korban dari kecelakaan ini sebanyak 13 orang. Berbeda dengan polisi, dia menyebut tiga orang meninggal dan 10 orang luka.

"Tiga belas orang, awalnya yang 9 di sini, dirujuk ke (rumah sakit) Sumber Glagah. Sekitar 7 orang masih di sini dan 1 pulang. Di sini hanya luka lecet, di lokasi dan ada yang dijamin," ungkapnya.

Kesaksian Warga

Truk tangki air menabrak puluhan orang saat ada acara karnaval di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Foto: Dok. Mili.id

Salah satu warga Pacet, Valdy, mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.46 WIB.

"Truk tangki rem blong di depan futsal karlina (Pacet). Korbannya (kurang lebih) 10 katanya. Sekitar jam 17.46 WIB. Ada (truk) tangki blong," ujar Valdy.

Valdy menjelaskan, korban di antaranya peserta karnaval hingga masyarakat yang menonton.

"Korbannya campur, katane habis pulang karnaval mau dijemput di situ terus ada rem blong, jadi penonton juga kena. Ada parkir juga di situ. Jadi modele kayak tabrakan beruntun," jelasnya.

Saat ini, petugas kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi.