Truk Terperosok di Jalur Serang-Karangantu, KRL Merak-Rangkas Sempat Tertahan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Commuterline. Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Commuterline. Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu

Perjalanan Commuter Line Merak relasi Rangkasbitung-Merak sempat tertahan pada Selasa (25/8) sore, setelah sebuah truk terperosok dan menutup jalur rel di lintas Serang-Karangantu.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan posisi truk yang terperosok menghalangi jalur kereta api, sehingga lintasan ditutup sementara.

“Layanan perjalanan Commuter Line Merak No. 314 tujuan Stasiun Merak, sempat tertahan di Stasiun Serang selama 70 menit untuk menunggu aman lintas di lokasi terperosoknya kendaraan,” kata Leza dalam keterangan yang diterima kumparan, Selasa (25/8).

Kondisi tersebut juga berdampak terhadap perjalanan Commuter Line Merak Nomor 315 tujuan Rangkasbitung. Kereta tersebut diperkirakan mengalami keterlambatan sekitar 20-30 menit di Stasiun Merak.

Leza menyebut proses evakuasi truk telah berhasil dilakukan oleh pihak terkait menggunakan alat berat. Hingga pukul 15.54 WIB, kendaraan telah dievakuasi sehingga ruang bebas gerak kereta api kembali terbuka.

Meski demikian, KAI Commuter masih membatasi kecepatan perjalanan kereta di lokasi kejadian menjadi 20 kilometer per jam untuk menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan.

“KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan, dahulukan pengguna yang turun dan selalu ikuti arahan dari petugas,” ujarnya.

KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut.