Trump Akan Kerahkan Militer AS untuk Setop Demo dan Kericuhan

kumparanNEWSverified-green

comment
20
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan tanggapan tentang virus corona di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat.  Foto:  REUTERS / Jonathan Ernst
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan tanggapan tentang virus corona di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat. Foto: REUTERS / Jonathan Ernst

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akan mengerahkan militer untuk meredam demo berujung kerusuhan di beberapa wilayah.

Sejumlah wilayah di AS, khususnya Minneapolis, berubah mencekam akibat protes yang berujung kerusuhan dan penjarahan oleh oknum tak bertanggungjawab.

Unjuk rasa digelar usai terbunuhnya pria Afrika-Amerika, George Floyd, awal pekan lalu. Floyd kehilangan nyawa akibat disiksa anggota kepolisian.

Protes kematian George Floyd, di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat. Foto: Reuters/ADAM BETTCHER

Trump meminta pemerintah daerah bertindak lebih keras agar kericuhan tidak semakin meluas. Trump memperingatkan, kalau pemerintah daerah tak mampu, penanganan kericuhan akan diambil pemerintah federal.

"Gubernur dan Wali Kota Liberal harus lebih keras atau Pemerintah Federal bertindak untuk melakukan apa yang semestinya dilakukan," ujar Trump seperti dikutip Reuters.

embed from external kumparan

"Tindakan termasuk menggunakan kekuatan tak terbatas dari militer kami dan melakukan banyak penangkapan," sambung dia.

Dalam pernyataan terpisah, Trump juga meminta agar demonstrasi berujung kerusuhan harus dihentikan sesegera mungkin. Trump bahkan mengeluarkan ancaman kepada demonstran.

"Kalian akan disambut anjing paling ganas dan senjata paling tidak menyenangkan yang saya pernah lihat," kata Trump.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

*****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.