Trump Disebut Beri Lampu Hijau Serangan Israel ke Qatar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump menyaksikan pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (tidak terlihat dalam foto) setelah pengumuman kesepakatan perdagangan antara AS dan UE di Turnberry, Skotlandia, Inggris,  27 Juli 2025. Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump menyaksikan pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (tidak terlihat dalam foto) setelah pengumuman kesepakatan perdagangan antara AS dan UE di Turnberry, Skotlandia, Inggris, 27 Juli 2025. Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS

Serangan Israel ke Qatar dilaporkan disetujui oleh Presiden AS Donald Trump. Dikutip dari Reuters, Selasa (9/9), laporan media Israel Channel 12 yang mengutip seorang sumber mengatakan Trump memberi "lampu hijau" kepada Israel untuk menyerang pemimpin Hamas di Qatar.

Media Israel mengungkap sosok yang jadi target adalah Khalil al-Hayya. Dia merupakan negosiator Hamas yang turut serta dalam perundingan gencatan senjata di Gaza.

Meski demikian, hingga saat ini Gedung Putih belum memberikan komentar apa pun. Dikutip dari Al Jazeera, wakil jubir Gedung Putih Anna Kelly menyebut tidak ada komentar dari pemerintah AS terkait serangan Israel di Qatar.

Kedutaan Besar AS di Doha telah mengeluarkan pernyataan bahwa ada terjadi serangan di ibu kota Doha. Kedutaan Besar AS di Doha mengimbau warga negara AS di Qatar untuk berlindung di tempat masing-masing.