Trump Kecam Halftime Show Bad Bunny di Super Bowl: Salah Satu yang Terburuk

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump. Foto: Samuel Corum/Getty Images/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump. Foto: Samuel Corum/Getty Images/AFP

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap penampilan halftime show Super Bowl LX yang dipimpin penyanyi Puerto Rico, Bad Bunny. Lewat unggahan di media sosial, Trump menyebut penampilan tersebut "sangat buruk" dan tidak mencerminkan nilai Amerika.

Bad Bunny—yang bernama asli Benito Antonio Martinez Ocasio—menjadi bintang utama halftime show Super Bowl LX yang digelar di Santa Clara, California. Penampilannya menghadirkan nuansa bahasa Spanyol dan irama reggaeton ke panggung ajang tahunan sepak bola Amerika (NFL).

Halftime Show adalah konser musik singkat (sekitar 12–15 menit) yang diadakan saat istirahat babak pertama pertandingan NFL.

Meski berlangsung singkat, ini adalah slot tampil paling prestisius bagi musisi. Produksinya menghabiskan jutaan dolar dan disaksikan ratusan juta penonton secara global. Show ini tak sekadar musik, biasanya bermuatan pesan politik, budaya, atau sosial.

Penyanyi Puerto Rico, Bad Bunny, mengibarkan bendera Puerto Rico saat tampil dalam acara Apple Music Halftime Show Super Bowl LX antara Patriots dan Seahawks di Stadion Levi's di Santa Clara, California, Minggu (8/2/2026). Foto: Patrick T. Fallon/AFP

Bad Bunny Vokal Kritik Trump

Bad Bunny, penyanyi berusia 31 tahun, dikenal vokal mengkritik kebijakan deportasi Trump dan secara terbuka mendukung Kamala Harris dalam pemilihan presiden AS 2024. Albumnya berjudul Debí Tirar Más Fotos juga baru saja menyabet penghargaan Album of the Year di Grammy Awards tahun ini.

Menurut laporan Reuters, Trump sudah mengecam pemilihan Bad Bunny sebagai pengisi acara halftime, jauh sebelum Super Bowl digelar. Ia menyebut keputusan tersebut sangat konyol. Kritik itu kembali ditegaskan Trump usai pertunjukan selesai.

“Super Bowl Halftime Show ini benar-benar mengerikan, salah satu yang terburuk!” tulis Trump di Truth Social.

“Ini tidak masuk akal, merupakan penghinaan terhadap keagungan AS, dan tidak mewakili standar kesuksesan, kreativitas, atau keunggulan kami,” lanjutnya.

Postingan Presiden AS Donald Trump dalam sosial media Truth terkait petunjukkan di The Super Bowl Halftime Show. Foto: Truth/ Donald Trump

Trump juga menyebut, "Tidak ada seorang pun yang mengerti apa yang dikatakan orang ini," meskipun data resmi pemerintah menunjukkan bahwa lebih dari 41 juta warga AS berbicara dalam bahasa Spanyol, demikian dilansir AFP.

Kubu Trump Bikin Konser Tandingan

Pete Hegseth bersama 7 anak dan istrinya, Jennifer Rauchet diambil sumpahnya sebagai Menteri Pertahanan Amerika Serikat oleh Wakil Presiden JD Vance di Ruang Eksekutif Eisenhower, Gedung Putih, pada Sabtu (25/1/2025) Foto: Roberto Schmidt/AFP

Di sisi lain, kelompok konservatif Turning Point USA menggelar konser tandingan yang mereka sebut sebagai All-American Halftime Show, dengan menampilkan Kid Rock dan sejumlah musisi lain.

Konser tersebut dipromosikan di platform X oleh sejumlah tokoh yang berafiliasi dengan Trump, termasuk Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, sebagaimana diberitakan Reuters.

Turning Point USA didirikan oleh aktivis konservatif dan sekutu Trump, Charlie Kirk, yang telah meninggal dunia. Hegseth sendiri mengunggah ulang promosi konser tersebut dengan keterangan, "Keluarga Hegseth sedang menonton."