Trump Kunjungi Dublin, Singgung soal Irlandia Bersatu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah tiba di Dublin, Irlandia untuk kunjungan kenegaraan. Pada kesempatan itu, ia menyinggung soal Irlandia bersatu.
"Hal itu pada akhirnya akan terjadi," kata Trump kepada wartawan usai bertemu PM Irlandia, Micheal Martin, dilansir AFP, Sabtu (12/9).
"Itu akan jadi hal yang luar biasa," katanya.
Irlandia saat ini terbagi menjadi dua wilayah politik. Republik Irlandia merupakan negara berdaulat yang mencakup sebagian besar wilayah Pulau Irlandia, sementara Irlandia Utara tetap menjadi bagian dari Britania Raya.
Pada 21 Januari 1919, Dáil Éireann, parlemen yang dibentuk gerakan nasionalis Irlandia, mengeluarkan deklarasi kemerdekaan dari Inggris. Perang Kemerdekaan Irlandia kemudian berlangsung pada 1919-1921.
Pembagian Irlandia secara formal diatur melalui Government of Ireland Act 1920 yang membentuk Northern Ireland dan Southern Ireland. Setelah Anglo-Irish Treaty 1921, sebagian besar wilayah Irlandia menjadi Irish Free State pada 1922, sedangkan Irlandia Utara memilih tetap menjadi bagian dari Britania Raya.
Sejak itu, isu penyatuan Irlandia menjadi salah satu persoalan politik penting, terutama terkait status Irlandia Utara.
Berdasarkan Good Friday Agreement 1998, perubahan status Irlandia Utara dapat dilakukan jika mayoritas masyarakat di sana menginginkan penyatuan dengan Republik Irlandia melalui referendum.
