Trump: Saya Suka Presiden Xi, Tapi Sangat Sulit Buat Kesepakatan Dengannya!

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengomentari hubungannya dengan Presiden China Xi Jinping, di tengah memanasnya tensi dagang antara kedua negara.
Mengutip AFP, lewat unggahan di platform Truth Social miliknya, Trump menyampaikan penghargaan terhadap Xi, namun menegaskan sulitnya mencapai kesepakatan.
Saya suka Presiden Xi dari China, selalu, dan akan selalu. Tapi dia SANGAT KERAS, DAN SANGAT SULIT UNTUK MEMBUAT KESEPAKATAN DENGANNYA!!!” tulis Trump pada Rabu (4/6).
Tulisannya muncul bertepatan dengan hari pertama pemberlakuan tarif impor sebesar 50 persen terhadap baja dan aluminium.
Pernyataan itu muncul menjelang panggilan telepon yang dijadwalkan antara kedua pemimpin, yang disebut Gedung Putih akan terjadi dalam pekan ini.
“Keduanya akan berbincang, sepertinya dalam beberapa hari ke depan,” ujar Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Senin (2/6).
Komunikasi ini dipandang krusial setelah beberapa minggu ketegangan dagang meningkat.
Trump menuduh China melanggar kesepakatan 90 hari terkait jeda perang tarif yang sempat dicapai dalam pembicaraan di Jenewa pada pertengahan Mei.
China membantah tuduhan tersebut, dan balik menuding AS menerapkan kebijakan dagang yang diskriminatif.
Trump beberapa kali menyebut Xi telah menghubunginya sejak ia dilantik Januari lalu. Namun, otoritas Beijing menolak klaim tersebut.
Ketegangan ini berdampak langsung pada pasar. Indeks saham di AS sempat melemah pada awal pekan. Para investor khawatir akan eskalasi konflik dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu.
Tarif yang diberlakukan AS sejak April memang menyasar berbagai negara, namun China menjadi pihak yang paling terdampak.
Meskipun sempat mereda, situasi kembali memanas setelah Washington menuding Beijing tak mematuhi kesepakatan.
