Trump Sebut Putin Sudah Benar-Benar Gila

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan bilateral pada KTT para pemimpin G20 di Osaka, Jepang 28 Juni 2019.  Foto: REUTERS/Kevin Lamarque
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan bilateral pada KTT para pemimpin G20 di Osaka, Jepang 28 Juni 2019. Foto: REUTERS/Kevin Lamarque

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin gila. Pernyataan pada Minggu (25/5) disampaikan Trump usai Rusia meluncurkan serangan terbesar ke Ukraina.

Pemerintah Ukraina menyebut serangan Rusia menewaskan 12 orang. Korban jiwa termasuk tiga orang anak-anak. Selain nyawa melayang, serangan tersebut melukai 60 orang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian meminta Amerika Serikat (AS) bertindak merespons serangan Rusia tersebut. Seruan Zelensky ditanggapi positif oleh Trump.

Suasana bangunan yang terbakar akibat serangan drone Rusia di Kyiv, Ukraina, Jumat (23/5/2025). Foto: Thomas Peter/Reuters

“Saya selalu memiliki hubungan yang sangat baik dengan Vladimir Putin dari Rusia, tetapi sesuatu telah terjadi padanya. Dia benar-benar gila,” kata Trump dalam sebuah posting di platform Truth Social, seperti dikutip dari AFP.

"Saya selalu mengatakan bahwa dia menginginkan seluruh Ukraina, bukan hanya sebagian saja, dan mungkin itu terbukti benar, tetapi jika dia melakukannya, itu akan menyebabkan kejatuhan Rusia!" tambahnya.

Trump lalu mengancam akan menjatuhkan sanksi baru ke Rusia. Terang-terangan Trump menekankan tidak senang atas serangan baru Rusia tersebut.

"Saya sudah lama mengenalnya (Putin), selalu akur dengannya, tetapi dia mengirim roket ke kota-kota dan membunuh orang, dan saya sama sekali tidak menyukainya," katanya.

Adapun sejak kembali berkuasa di AS, Trump bertindak lebih lunak terhadap Putin. Sikap tersebut berbeda dengan pendahulunya, Joe Biden, yang mendukung penuh perjuangan Ukraina dan acap kali mengecam Putin.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbincang dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat melakukan pertemuan kenegaraan di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (28/2/2025). Foto: Saul Loeb/AFP

Trump sendiri meski mengecam Putin dalam komentar terbarunya, saat bersamaan dirinya kembali menyerang Zelensky. Trump dan Zelensky pernah terlibat cekcok terbuka di Gedung Putih pada awal 2025 ini.

“"Apa pun yang keluar dari mulutnya menimbulkan masalah, saya tidak menyukainya, dan sebaiknya dihentikan," kata Trump.