Trump Sebut Upaya Perdamaian Rusia-Ukraina Tidak Mudah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin setibanya untuk melakukan pertemuan terkait KTT AS-Rusia di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, Anchorage, Alaska, Jumat (15/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin setibanya untuk melakukan pertemuan terkait KTT AS-Rusia di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, Anchorage, Alaska, Jumat (15/8/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyinggung secara singkat pembicaraan yang tengah berlangsung di Rusia saat rapat kabinet di Washington, DC.

Saat ini utusan AS tengah bertemu dengan pihak Rusia membahas upaya perdamaian dengan Ukraina.

“Orang-orang kami sedang berada di Rusia sekarang untuk melihat apakah kami bisa menyelesaikannya,” kata Trump mengenai pembicaraan yang bertujuan mengakhiri perang tersebut dilansir Aljazeera, Rabu (3/12).

“Situasi yang tidak mudah. Benar-benar berantakan,” lanjutnya.

Trump kembali mengklaim bahwa ia pantas menerima Hadiah Nobel Perdamaian, terutama jika kesepakatan gencatan senjata berhasil dicapai.