Trump Sindir Eskalator PBB, Gedung Putih Serius Minta Diselidiki

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump menaiki eskalator saat tiba untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80, di New York City, New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Kylie Cooper/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump menaiki eskalator saat tiba untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80, di New York City, New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Kylie Cooper/REUTERS

Presiden AS Donald Trump menyindir kualitas bangunan Markas PBB. Bahkan, dia mengeluhkan eskalator di Markas PBB di New York yang tidak berfungsi.

"Saya hanya dapat dua hal dari PBB, eskalator yang rusak dan teleprompter yang jelek," kata Trump saat berpidato di Sidang Umum PBB.

Pernyataan Trump itu disambut tawa pimpinan negara dan delegasi yang hadir di Sidang Umum PBB. Namun, Gedung Putih menanggapinya dengan serius.

"Jika seseorang di PBB sengaja menghentikan eskalator saat Presiden dan Ibu Negara sedang menaikinya, mereka harus dipecat dan segera diselidiki," kata juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam pernyataannya di X, dikutip dari Reuters, Rabu (24/9).

PBB Bilang Eskalator Berhenti Dipicu Videografer Trump

Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump tiba untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di New York City, New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Kylie Cooper/REUTERS

Sementara itu, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan pembacaan unit pemrosesan pusat eskalator menunjukkan eskalator berhenti setelah mekanisme pengamanan bawaan pada sisir di sisi anak tangga esklatator terpicu.

Dujarric mengatakan, videografer Trump sedang berjalan mundur saat menaiki eskalator untuk mengambil gambar kedatangan Trump bersama istrinya Melania Trump.

"Videografer mungkin secara tidak sengaja mengaktifkan fungsi pengaman," kata Dujarric dalam keterangannya.

"Mekanisme pengamanan didesain untuk mencegah orang atau benda secara tidak sengaja tersangkut atau tertarik ke roda gigi," lanjutnya.

Presiden AS Donald Trump berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di Markas Besar PBB di New York City, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Mike Segar/REUTERS

Gedung Putih tidak merespons temuan PBB itu.

Sementara terkait teleprompter, Trump berkata: "Saya hanya bisa bilang siapa pun yang mengoperasikan teleprompter ini menghadapi dalam masalah besar".

Namun, pejabat PBB mengatakan Gedung Putih yang mengoperasikan teleprompter itu sendiri.

Setelah Trump berpidato, Presiden Sidang Umum PBB Annalena Baerbock langsung memberikan komentar.

"Teleprompter PBB berfungsi dengan sempurna," katanya.

X post embed