Trump: Sudah saatnya Ukraina Punya Presiden Baru

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menilai sudah saatnya Ukraina punya pemimpin baru. Saat ini, Ukraina dipimpin Presiden Volodymyr Zelensky.
Dikutip dari AFP, Trump menyampaikan itu seraya mengecam serangan Ukraina terhadap kilang minyak rusia yang menyebabkan tingginya harga solar menjelang pemilu.
Trump mengatakan kepada para wartawan di Gedung Putih bahwa ia telah meminta Zelensky untuk melakukan apa pun yang diinginkannya terhadap Rusia, namun jangan menyerang kilang minyak.
"Dia benar-benar harus menghentikannya," ujar Trump, sebelum menambahkan bahwa menurutnya "sudah saatnya Ukraina memiliki presiden baru."
Dikutip dari BBC, pernyataan Trump soal presiden baru Ukraina disampaikan merespons kritik Zelensky terhadap kesepakatan diesel AS dengan Rusia.
Zelensky sebelumnya memperingatkan bahwa kesepakatan baru untuk memasukkan jutaan ton diesel Rusia ke AS akan memberikan dana bagi Moskow untuk melanjutkan perang melawan negaranya, dan menyebut hal itu sebagai hadiah bagi Presiden Rusia Vladimir Putin.
Trump mengatakan kepada para wartawan di luar Gedung Putih bahwa Zelensky ingin menimbulkan masalah bagi dunia, dengan terus mengizinkan serangan terhadap kilang-kilang minyak Rusia.
Rusia dan Ukraina baru-baru ini meningkatkan serangan mereka, dengan menyasar fasilitas pembangkit energi dan transportasi, serta pusat-pusat logistik utama.
"Kami bilang, 'kalian boleh melakukan apa saja terhadap Rusia, tapi jangan serang kilang-kilang minyaknya', karena hal itu menimbulkan masalah bagi dunia," kata Trump.
"Dia sebenarnya bisa saja membuat banyak kesepakatan, namun entah mengapa, dia tidak pernah melakukannya," lanjut Trump terkait dengan perang antara Ukraina dengan Rusia.
