Trump Sumbang 1 Juta Dolar dari Kantung Pribadi untuk Korban Harvey

Presiden Donald Trump merogoh kantung pribadi untuk memberi sumbangan bagi korban topan Harvey di Amerika Serikat. Tidak sedikit, donasi yang diberikan Trump sebesar 1 juta dolar AS atau lebih dari Rp 13,2 miliar.
Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan pada Kamis (7/9), donasi Trump digunakan untuk upaya pemulihan pasca bencana. Uang ini dikeluarkan sepenuhnya dari kantung pribadi Trump, tidak menggunakan anggaran negara.
"Dengan bahagia saya sampaikan bahwa Trump ingin bergabung bersama upaya yang juga dilakukan oleh banyak orang di negara ini, dan dia berjanji akan memberikan 1 juta dolar dari uang pribadinya bagi donasi," kata Sanders.

Tahun 2016, tim kampanye Trump menuai kritik karena tidak transparan dalam donasi yang mereka berikan. Untuk menghindari kritikan serupa, Trump meminta masukan dari media di AS terkait organisasi mana yang layak mendapat donasi Trump.
Hasilnya, donasi Trump akan dibagikan ke 12 organisasi dengan jumlah yang berbeda. Dana terbesar, sebesar 300 ribu dolar AS masing-masing akan diberikan untuk Palang Merah Amerika dan lembaga kemanusiaan Salvation Army.
Trump adalah presiden paling kaya sepanjang sejarah AS dengan nilai kekayaan mencapai 3,5 miliar dolar AS. Sebelum terjun ke dunia politik, dia adalah pengusaha properti ternama dan bintang televisi.
Topan Harvey yang memorak-porandakan negara bagian Texas pekan lalu telah menewaskan sedikitnya 70 orang. Kerugian AS akibat badai Harvey mencapai 150 miliar hingga 180 miliar dolar AS, atau lebih dari Rp 2.400 triliun.

Badai Harvey menyebabkan 1 juta orang kehilangan tempat tinggal. Lebih dari 200 ribu yang terbentang sepanjang 480 km di jalur Harvey rumah hancur lebur. Setelah Harvey, badai Irma dengan kategori 5 akan menghantam wilayah Florida di akhir pekan.
Selain Trump, lima mantan presiden AS yang masih hidup juga menggalang dana untuk para korban Harvey. Bertajuk donasi "One America Appeal", donasi yang dikumpulkan oleh Barack Obama, George W. Bush, Bill Clinton, George H.W. Bush, dan Jimmy Carter mencapai 44 juta dolar AS atau lebih dari Rp 580 miliar.
