Trump Tolak Ajakan Macron Gelar KTT G7 Darurat di Paris

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump berbicara kepada pers di atas pesawat Air Force One pada 11 Januari 2026. Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump berbicara kepada pers di atas pesawat Air Force One pada 11 Januari 2026. Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak ajakan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengadakan KTT G7 'darurat' di Prancis.

Dilansir AFP, ajakan ini datang dari Macron secara pribadi. Isinya, ajakan pertemuan negara-negara G7 di Paris, yang membicarakan soal konflik Ukraina, persoalan Greenland, Iran hingga Suriah. Rencananya, pertemuan G7 itu akan digelar di Paris usai forum internasional di Davos, Swis.

Namun Trump menolaknya.

"Tidak, saya tidak akan melakukan itu," kata Trump, di Gedung Putih, Selasa (20/1).

Pesan pribadi dari Macron itu diunggah Trump lewat akun Truth Social.

Trump dijadwalkan akan berkunjung ke Davos, dan berpidato di sana pada Rabu (21/1) dalam rangka pertemuan World Economic Forum (WEF). Sementara para pemimpin Uni Eropa sudah berada di forum itu sejak Selasa (20/1).

Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara saat menyapa Presiden Ukraina sebelum pertemuan mereka di Istana Kepresidenan Elysee di Paris (3/9/2025). Foto: Ludovic Marin/AFP

Forum elite dunia itu langsung diwarnai ketegangan karena kebijakan Trump dinilai mengguncang tatanan global yang selama ini dijaga WEF.

Kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, menjadi dua figur utama Eropa yang berbicara pada hari pertama. Von der Leyen mengungkapkan ia telah bertemu delegasi Kongres AS dan menegaskan sikap Uni Eropa soal Greenland.

“Saya menyampaikan perlunya menghormati kedaulatan Greenland dan Kerajaan Denmark secara tegas,” tulisnya di media sosial pada Senin (19/1), seperti dikutip AFP.

Sementara Macron memilih meninggalkan Davos tanpa bertemu Trump, Kanselir Jerman Friedrich Merz justru menyatakan akan berusaha menemui Presiden AS itu. Menurut Merz, negara-negara Eropa sepakat menahan diri.

“Kami ingin menghindari eskalasi sengketa ini sebisa mungkin,” kata dia.