Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, Kanada Geram

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Danau Ontario dilihat dari taman Kepulauan Toronto. Foto: Diego Grandi/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Danau Ontario dilihat dari taman Kepulauan Toronto. Foto: Diego Grandi/Shutterstock

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan perubahan nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika pada Kamis (27/8). Keputusan tersebut berlaku untuk penggunaan pemerintah federal AS dan tidak mengikat Kanada maupun organisasi internasional.

“Danau ini akan segera berganti nama menjadi Danau Amerika,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters.

Keputusan Trump langsung ditolak Kanada. Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan nama Danau Ontario yang berada di perbatasan kedua negara telah ada lebih dari 400 tahun, bahkan sebelum Kanada dan Amerika Serikat berdiri sebagai negara.

“Realitas penamaan berarti menyebutnya Danau Ontario—dulu, sekarang, dan selamanya,” kata Carney menyampaikan kegeramannya melalui media sosial.

Peta Danau Amerika versi Donald Trump, Agustus 2026. Foto: IG/The White House

Gubernur New York Kathy Hochul, yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Danau Ontario, juga menegaskan tidak akan menggunakan nama baru tersebut.

“New York tidak akan menyebutnya seperti itu,” ujar politikus Demokrat ini.

Gubernur New York Kathy Hochul berbicara dalam konferensi pers di New York State Capitol, di Albany, New York, AS, Rabu (11/8). Foto: Cindy Schultz/REUTERS

Sekitar 52 persen permukaan Danau Ontario berada di wilayah Kanada, sementara sisanya berada di negara bagian New York, AS.

Grand Chief Pierre Picard dari Wendat Nation di Quebec turut mengecam keputusan tersebut. Ia mengatakan nama Ontario berasal dari bahasa Wendat dan bermakna danau yang indah dan besar.

Perubahan nama ini terjadi di tengah hubungan AS-Kanada yang memanas akibat perang dagang. Negosiasi perdagangan kedua negara bahkan kembali menemui jalan buntu pekan lalu setelah tiga hari perundingan intensif.

Trump sebelumnya juga berulang kali menyebut kemungkinan Kanada menjadi negara bagian ke-51 AS, yang telah ditolak oleh para pemimpin Kanada.

Trump pada Kamis juga mengatakan terbuka untuk mengubah nama samudra.

“Kita punya teluk dan danau, sekarang yang kita butuhkan adalah samudra,” katanya, sambil menyebut kemungkinan mengganti nama Samudra Atlantik dan Pasifik.

Pada Januari 2025, Trump juga memerintahkan perubahan nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika untuk penggunaan federal AS.

instagram embed