Trump Ungkap Hamas Akan Bebaskan Sandera Israel pada Senin

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump tiba untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di New York City, New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Kylie Cooper/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump tiba untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di New York City, New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Kylie Cooper/REUTERS

Presiden AS Donald Trump mengungkapkan Hamas akan mulai membebaskan sandera Israel pada Senin (13/10) pekan depan. Hal ini diungkapkan Trump dalam wawancara dengan Fox News.

"Ini lebih dari sekadar Gaza. Ini perdamaian di Timur Tengah," kata Trump, dikutip dari AP, Kamis (9/10).

Trump juga mengatakan Gaza di masa depan akan menjadi tempat yang damai dan jauh lebih aman. Tak hanya itu, ia mengatakan AS akan tetap terlibat untuk memastikan keamanan dan kemakmuran Gaza.

"Negara-negara lain di kawasan akan membantu rekonstruksi Gaza karena mereka memiliki kekayaan," ujar Trump.

"Kami akan terlibat membantu mereka sukses dan membantu menjaganya tetap damai," lanjut Trump.

Trump juga mengkonfirmasi telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu usai Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata fase 1.

"Saya bilang, 'Israel tidak bisa melawan dunia, Bibi (panggilan Netanyahu), mereka tidak dapat melawan dunia', dan dia sangat memahami itu," pungkas Trump.