Trump Ungkap Skema Serangan ke Nigeria: Gara-gara Isu Pembantaian Umat Kristen

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Jim Watson/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Jim Watson/AFP

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap bagaimana bentuk serangan ke Nigeria. Rencana Trump menyerang Nigeria lantaran isu pembantaian umat Kristen di sana.

Saat berada di pesawat kepresidenan Air Force One Minggu (2/11), Trump menyebut ada dua opsi serangan ke sana, yaitu darat dan udara.

“Bisa jadi. Maksud saya, hal-hal lain. Saya membayangkan banyak hal. Mereka membunuh umat Kristen dalam jumlah yang memecahkan rekor di Nigeria,” kata Trump seperti dikutip dari Reuters.

“Mereka membunuh umat Kristen dan membunuh mereka dalam jumlah yang sangat besar. Kita tidak akan membiarkan itu terjadi,” sambung dia.

Sejak pertama kali melontarkan isu pembantaian umat Kristen di Nigeria, Trump tak melampirkan bukti detail.

Adapun atas dugaan pembantaian umat Kristen seperti disampaikan Trump, jubir Kemlu Nigeria Kimiebi Imomotimi Ebienfa membantah dengan tegas.

“Kami tidak bangga dengan situasi keamanan yang sedang kami alami, tetapi jika kita mengikuti narasi bahwa hanya umat Kristen yang menjadi sasaran, tidak, itu tidak benar. Tidak ada genosida Kristen di Nigeria," ujar Ebienfa dalam wawancara khusus dengan Al-Jazeera.

Nigeria merupakan negara di Afrika berisi 200 kelompok etnis yang memeluk Islam, Kristen, dan agama lokal. Berbeda dengan ucapan Trump, Nigeria dikenal sebagai negara bertoleransi dan pemeluk agama hidup berdampingan.

Akan tetapi beberapa tahun terakhir kekerasan antaretnis pecah di Nigeria. Kekerasan dipicu konflik antaretnis dan perebutan sumber daya alam.

Selain itu Nigeria berhadapan dengan teroris Boko Haram yang memberontak di wilayah timur laut. Selama 15 tahun puluhan ribu orang menjadi korban kekejaman Boko Haram.

Lembaga riset ACLED melaporkan bahwa terdapat 1.923 serangan terhadap warga sipil Nigeria pada tahun ini. Serangan terhadap umat Kristen tercatat 50.

“Kelompok pemberontak seperti Boko Haram dan ISIS Afrika Barat sering menampilkan kampanye mereka sebagai anti-Kristen, tetapi dalam praktiknya, kekerasan mereka tidak pandang bulu dan menghancurkan seluruh komunitas," kata Ladd Serwat, analis senior Afrika di ACLED.