Tulang Manusia Diduga WNI Ditemukan di Perut Buaya Malaysia

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi buaya Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buaya Foto: Pixabay

Seekor buaya sepanjang 4,2 meter ditembak mati di Sarawak, Malaysia, pada Jumat malam lalu (6/12). Di dalam perutnya ditemukan tulang belulang manusia, diduga milik warga negara Indonesia (WNI) yang hilang bulan lalu.

Diberitakan media Malaysia, The Star, Sabtu (7/12), buaya tersebut mati ditembak tim dari Perusahaan Kehutanan Sarawak (SFC) di perkebunan distrik Ulu Suai. Buaya itu memang telah jadi buruan karena meresahkan dan berbahaya.

Ketika perutnya dibelah, ditemukan tulang belulang manusia dan potongan pakaian di dalamnya. Menurut Direktur Utama SFC, tulang itu diduga milik pekerja perkebunan dari Indonesia, Abdul Situju, 33.

kumparan post embed

Abdul hilang akhir November lalu ketika memetik sayuran di pinggiran sungai. Warga dalam pencarian menemukan potongan tubuh manusia berupa tangan dan bagian perut yang diduga Abdul.

Zolkipli mengatakan, warga mengaku melihat buaya besar di sekitar tempat itu. SFC dibantu polisi dan warga lalu melakukan perburuan buaya itu sejak 29 November.

Walau buaya pembunuh itu telah mati, namun Zolkipli memperingatkan warga untuk tetap waspada. Dia mengimbau warga untuk tidak menangkap buaya sendirian, hubungi polisi atau ahlinya.