Turis Jepang Senang Karantina di Bali: Bisa Wisata di Lingkungan Hotel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Turis Jepang beri testimosi karantina di Bali. Foto: Pemprov Bali
zoom-in-whitePerbesar
Turis Jepang beri testimosi karantina di Bali. Foto: Pemprov Bali

Makabe, turis asal Jepang mengaku senang menjalani karantina di Bali. Sebab selama karantina dia bisa berwisata di lingkungan hotel.

"Saya sangat senang diperbolehkan berwisata di lingkungan hotel dan menggunakan fasilitas khusus yang ada di hotel," kata Makabe dalam rilis yang diterbitkan Pemprov Bali, Rabu (9/2).

Makabe merupakan salah satu dari enam agen perjalanan yang dibiayai Kemenparekraf RI untuk menikmati karantina 4 hari di Bali dalam program "warm up vacation".

Misi mereka adalah mempromosikan berwisata aman di tengah COVID-19 di Bali. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat setempat sudah baik.

Namun, ia berharap pemerintah mensosialisasikan penggunaan aplikasi PeduliLindungi agar wisatawan tidak bingung saat tiba di Bali.

"Agar pemerintah Indonesia mempublikasikan terkait aplikasi peduli lindungi ke negara-negara luar, sehingga ketika wisatawan datang mereka sudah mengetahui bahwa wisatawan harus mengisi hal tersebut jadi wisatawan tidak kebingungan," kata dia.

Turis Jepang beri testimosi karantina di Bali. Foto: Pemprov Bali

Ia berjanji akan mempromosikan pengalamannya ini kepada calon turis asal Jepang.

"Namun untuk pelayanan dan semua hal terkait Bali sudah sangat luar biasa, saya akan mempromosikan Bali di Jepang sehingga wisatawan mau berkunjung ke Bali”, ungkapnya.

Sementara Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, akan segera meningkatkan perbaikan terkait aplikasi PeduliLindungi.

"Sehingga wisatawan nyaman berkunjung ke Bali dan Bali bisa bangkit kembali," kata dia.

Turis Jepang beri testimosi karantina di Bali. Foto: Pemprov Bali