Turis yang Nekat Mendaki Gunung Agung Didenda Rp 1 Juta

10 September 2019 18:43 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kawah Gunung Agung. Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
zoom-in-whitePerbesar
Kawah Gunung Agung. Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
ADVERTISEMENT
Para warga lokal atau turis yang nekat mendaki Gunung Agung akan didenda Rp 1 juta. Aturan itu dibuat pejabat desa setempat karena status Gunung Agung masih siaga Level III.
ADVERTISEMENT
Mereka khawatir ada turis atau warga lokal yang secara diam-diam mendaki ke gunung yang terletak di Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali itu.
Camat Kubu, Nyoman Suratika mengatakan, aturan ini tertuang dalam pararem (hukum adat) Bendesa Adat Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Aturan ini diberlakukan desa yang berjarak sekitar 3 kilometer dari Gunung Agung, sejak Senin (9/9).
“Aturan itu sudah menjadi pararem, kesepakatan. Karena kemarin mereka itu (pendaki) sering mengabaikan keamanan. Karena keteledoran, kelainan, sering sekali menimbulkan kelalaian, ”kata dia, Selasa (10/9).
Suratika menjelaskan kelalaian dari pendaki berdampak buruk bagi alam ataupun pendaki itu sendiri. Misalnya, kebakaran atau masalah keselamatan saat Gunung Agung erupsi.
“Mungkin itu di satu sisi penyebab terjadinya kebakaran. Ke dua, barangkali kalau erupsi nanti kan bikin susah semua, evakuasi keselamatan pendaki. Dan itu sudah dipertimbangkan dengan matang, mengingat yang kemarin banyak yang naik-naik takutnya erupsi itu,”ujar dia.
ADVERTISEMENT
Suratika mengatakan, pararem ini akan dicabut bila status siaga Level III juga dicabut oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana (PVMBG). Saat ini, PVMBG melarang warga beraktivitas dengan jarak 4 kilometer dari Gunung Agung.
“Nanti kalau sudah normal kembali pararem itu akan dicabut. Ini demi keamanan bersama. Kita menyelamatkan nyawa mereka, melindungi turis,” kata dia.
Meski demikian, Suratika belum mendapatkan laporan adanya turis atau warga lokal yang tertangkap nekat mendaki. Ia menegaskan, aturan ini segera disosialisasikan ke seluruh warga Bali lewat desa adat.
Seperti diketahui, awal tahun lalu, satu turis asal Rusia bernama Aleksander (28) sempat hilang saat mendaki Gunung Agung dengan 4 temannya. Lalu, pasangan suami isteri Ni Kadek Pina Aria Tini (36) dan I Made Oka Wiranata (42) juga tersesat di Gunung Agung, Senin (12/8) lalu.
ADVERTISEMENT