News
·
30 Oktober 2020 23:27

Turki Gempa 7 Magnitudo: Muncul Peringatan Tsunami, Air Laut Naik ke Pesisir

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Turki Gempa 7 Magnitudo: Muncul Peringatan Tsunami, Air Laut Naik ke Pesisir (37163)
Warga dan petugas mencari korban selamat di sebuah bangunan yang runtuh setelah gempa bumi, di provinsi pesisir Izmir, Turki, Jumat (30/10). Foto: Tuncay Dersinlioglu/REUTERS
Gempa bumi berkekuatan 7 magnitudo menggetarkan Laut Aegea hingga mengguncangkan wilayah Turki, Bulgaria dan Yunani, Jumat (30/10) sore waktu setempat. Badan Survei Geologi AS (USGS) menyebut kedalaman gempa sekitar 16,5 kilometer.
ADVERTISEMENT
Wilayah Izmir di Turki menjadi titik terparah. Bangunan-bangunan banyak yang ambruk, empat orang tewas, dan lebih dari 120 orang terluka.
Turki Gempa 7 Magnitudo: Muncul Peringatan Tsunami, Air Laut Naik ke Pesisir (37164)
Warga dan petugas mencari korban selamat di sebuah bangunan yang runtuh setelah gempa bumi, di provinsi pesisir Izmir, Turki, Jumat (30/10). Foto: Tuncay Dersinlioglu/REUTERS
Turki Gempa 7 Magnitudo: Muncul Peringatan Tsunami, Air Laut Naik ke Pesisir (37165)
Warga dan petugas mencari korban selamat di sebuah bangunan yang runtuh setelah gempa bumi, di provinsi pesisir Izmir, Turki, Jumat (30/10). Foto: Tuncay Dersinlioglu/REUTERS
Dilansir Associated Press, media Turki melaporkan guncangan gempa dirasakan di seluruh wilayah Aegean dan Marmara, termasuk Istanbul, Turki. Begitu juga dirasakan di seluruh pulau Yunani bagian timur dan di Ibu Kota Yunani, Athena.
Gempa-gempa susulan bahkan turut dirasakan di Bulgaria. Peringatan tsunami sempat dikeluarkan bagi penduduk di daerah Samos, Yunani. Mereka diminta untuk menjauhi garis pantai.
Sementara mengutip Express, setelah terjadi gempa, air laut mulai naik ke pesisir Izmir. Kondisi ini terjadi di Kota Serifihisar, barat daya Izmir.
Otoritas setempat menyebut kondisi ini seperti tsunami namun skalanya kecil.
ADVERTISEMENT
"Seperti ada tsunami kecil," kata Wali Kota Seferihisar, Ismail Yetiskin, kepada penyiar NTV, dilansir Reuters.
Video yang bertebaran di media sosial menunjukkan puing-puing termasuk lemari es, kursi, dan meja mengambang di jalan-jalan. Mobil warga juga terseret air.