Turki Klaim Punya Rapid Test Virus Corona dalam 15 Menit

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemeriksaan virus corona terhadap pengungsi Suriah di Turki.  Foto: AFP/Birol Bebek
zoom-in-whitePerbesar
Pemeriksaan virus corona terhadap pengungsi Suriah di Turki. Foto: AFP/Birol Bebek

Turki semakin maju dalam teknologi pendeteksian virus corona. Terbaru, Turki mengklaim memiliki rapid test corona yang hasilnya bisa keluar dalam waktu 15 menit.

Dilansir kantor berita Anadolu, Minggu (22/3), pada Sabtu (21/3) Kementerian Kesehatan Turki telah mempromosikan alat tersebut. Menkes Turki Fahrettin Koca bahkan telah memerintahkan distribusi alat itu ke seluruh kota.

Menurut ahli mikrobiologi Turki Yasemin Coskun, keakuratan alat ini sangat tinggi. Penggunaannya yang mudah dan hasilnya yang cepat akan sangat membantu penanganan pasien corona di UGD.

Warga memakai masker saat beraktivitas di Istanbul, Turki, Selasa (17/3). Foto: Ozan KOSE / AFP

Alat tes corona di Turki menggunakan air liur untuk mendeteksi virus penyebab COVID-19. Selama ini rapid test yang sesuai standar WHO adalah tes darah untuk melihat antibodi virus corona yang dikeluarkan tubuh.

Alat ini akan jadi tambahan dari pendeteksi corona yang telah dimiliki Turki. Sebelumnya, Turki memiliki alat tes corona yang bisa ketahuan hasilnya dalam waktu antara 60-90 menit.

Jumat pekan lalu, Menkes Koca melaporkan bahwa Turki mengirim 500 ribu alat penguji corona ke Amerika Serikat. Di dalam negeri, kata Koca, Turki telah melakukan uji tes corona kepada lebih dari 10 ribu orang.

Wisatawan memakai masker saat beraktivitass di dekat Masjid Hagia Sophias, Istanbul, Turki, Selasa (17/3). Foto: Ozan KOSE / AFP

"Saya kira angka ini akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Target kami melakukan 15 ribu tes per hari," kata Koca dalam pidatonya di parlemen, seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Menurut data RS John Hopkins, sejauh ini di Turki ada 1.236 penderita virus corona, angka kematian 30 orang.