TV Ekuador Dibebaskan dari Penyanderaan Geng Narkoba, Seluruh Jurnalis Selamat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangkapan layar video langsung dari jaringan TC Television menunjukkan orang bertopeng dan bersenjata berdiri di depan wartawan selama siaran langsung, di Guayaquil, Ekuador, Selasa, 9 Januari 2024. Foto: Jaringan Televisi TC melalui AP
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar video langsung dari jaringan TC Television menunjukkan orang bertopeng dan bersenjata berdiri di depan wartawan selama siaran langsung, di Guayaquil, Ekuador, Selasa, 9 Januari 2024. Foto: Jaringan Televisi TC melalui AP

Aparat keamanan berhasil melumpuhkan kelompok bersenjata yang menyerbu TC Television di Ekuador pada Selasa (9/1). Penyerbuan di stasiun televisi tersebut terjadi di tengah kondisi darurat nasional.

Penyerbuan di saluran yang beroperasi di Guayaquil berlangsung saat mereka sedang siaran langsung. Sejumlah staf dan jurnalis TC Television sempat disandera.

Tentara Ekuador berpatroli di luar lokasi saluran televisi TC Ekuador setelah orang-orang bersenjata tak dikenal menyerbu studio televisi milik negara yang sedang siaran langsung di Guayaquil, Ekuador, Selasa (9/1/2024). Foto: MARCOS PIN/AFP

Foto yang tersebar di sosial media nampak para jurnalis dan staf yang disandera dipaksa telentang di lantai. Suara tembakan dan teriakan minta tolong bahkan terdengar pada siaran langsung televisi tersebut.

Usai kabar penyanderaan terdengar, kepolisian langsung bertindak. Mereka memastikan seluruh penyandera berhasil ditangkap.

Semua jurnalis dan staf yang sempat disandera berhasil dievakuasi dengan selamat.

Komandan Jenderal Kepolisian Nasional Ekuador, Cesar Zapata, mengatakan sebanyak empat senjata api, granat, dan bahan peledak disita usai seluruh pria bersenjata ditangkap.

Polisi mengevakuasi staf stasiun televisi publik TC setelah sekelompok pria bersenjata menerobos masuk ke lokasi syuting saat siaran langsung, di Guayaquil, Ekuador, Selasa, 9 Januari 2024. Foto: AP/Cesar Munoz

"Para pelaku akan diadili atas aksi terorisme mereka," kata Zapata seperti dikutip dari CNN.

Salah seorang pembawa berita di TC Television, Jorge Rencon, menceritakan bahwa peristiwa serangan sebagai serangan yang sangat kejam.

"Mereka ingin masuk studio sehingga kami bisa mengatakan apa yang mereka inginkan, saya rasa itu adalah pesannya," kata Rendon.

Rendon menambahkan, sepengetahuannya ada satu orang tertembak dan satu terluka akibat serangan. Kepolisian belum mengkonfirmasi ucapan Rendon.