TVRI Bantah Rilis Pernyataan soal Komite Penyelamat: Ada yang Adu Domba

kumparanNEWSverified-green

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kain hitam bertuliskan #SAVE TVRI di kantor TVRI, Jakarta.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kain hitam bertuliskan #SAVE TVRI di kantor TVRI, Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Kabag Kesekretariatan dan Kelembagaan LPP TVRI Ali Qausen membantah adanya siaran pers yang mempertanyakan keberadaan Komite Penyelamat TVRI. Ali tak pernah mengeluarkan pernyataan atas nama dirinya dan lembaga Dewan Pengawas TVRI.

"Enggak, saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan pers dan selama ini pun saya tidak pernah membuat pernyataan pers karena yang membuat pernyataan pers kan pejabat berwenang, sementara saya kan tidak ada wewenang. Ngapain saya mau bikin-bikin yang kaya gitu-gitu," kata Ali saat dihubungi kumparan, Senin (1/6).

embed from external kumparan

Terkait pernyataan yang mendiskreditkan Komite Penyelamat, Ali tidak pernah berpikir bakal mengadu domba internal TVRI.

"Apalagi menyangkut ada komite penyelamat, kami kan sama-sama karyawan dan saya melihatnya itu hak semua karyawan untuk bersuara karena ini bagian daripada demokrasi. Jadi jangan sampai ada yang mengadu domba. Jadi nama saya dibawa-bawa untuk mengadu domba sesama karyawan," kata Ali.

Tulisan #saveTVRI di kantor TVRI, Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Ia juga mengatakan semua pernyataan resmi TVRI selalu dimuat dalam website TVRI.go.id. Selain itu, menurut Ali, pernyataan pers hanya disampaikan oleh direksi atau dewan pengawas TVRI dalam sebuah konferensi.

"Pokoknya prinsipnya saya tidak mau diadu domba karena kita kan sama-sana karyawan. Masalah direksi sama Dewas TVRi itu kan itu masalah yang sifatnya hukum dan politis. Silakan masalah hukum diselesaikan secara hukum, kemudian masalah politis silakan diselesaikan secara politis. Kami sebagai karyawan harus netral dan bekerja sebagai tupoksi masing-masing," ucap Ali.

Ali sendiri tak mau ambil pusing dengan menempuh jalur hukum atas tersebarnya rilis pers palsu itu. Ia menyerahkan kepada publik untuk menilainya.

embed from external kumparan

"Kalau saya, karena saya merasa tidak mengeluarkan apa pun, saya tidak akan berbuat apa pun. Silakan saja orang mau menilainya apa, yang jelas pernyataan saya, saya tidak pernah selama saya menjadi Kabag Kesekretariatan dan Kelembagaan saya tidak pernah membuat pernyataan pers," kata Ali.

Sebelumnya kumparan mendapatkan rilis pers mengatasnamakan Ali tersebut dari Ketua Dewas TVRI Arief Hidayat. Ada beberapa poin yang disampaikan dalam rilis itu, salah satunya soal legalitas Komite Penyelamat TVRI yang dipimpin oleh Agil Samal. Arief belum merespon terkait rilis bodong yang dia sebarkan tersebut.

=====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

embed from external kumparan