UAS hingga Bachtiar Nasir Diusulkan Jadi Kandidat Caketum Partai Masyumi

9 November 2020 13:33 WIB
Ustaz Abdul Somad usai mengisi kajian dan tausiah di KPK. Foto: Instagram/@ustadzabdulsomad_official
zoom-in-whitePerbesar
Ustaz Abdul Somad usai mengisi kajian dan tausiah di KPK. Foto: Instagram/@ustadzabdulsomad_official
ADVERTISEMENT
Sejumlah tokoh KAMI berupaya menghidupkan kembali Partai Masyumi yang sempat dibubarkan di era Presiden Sukarno. Salah satu deklarator Masyumi Reborn Ahmad Yani mengatakan, pihaknya akan segera membentuk majelis syuro untuk menentukan caketum Partai Masyumi.
ADVERTISEMENT
Ada sejumlah tokoh yang diajak untuk menjadi majelis syuro Partai Masyumi. Salah satunya adalah Ustaz Abdul Somad (UAS).
"Jadi kemarin itu kan baru mengusulkan nama-nama calon anggota majelis syuro. Nanti rapat majelis syuro itulah yang memilih ketumnya itu nanti dan belum, itu nanti," kata Yani saat dihubungi, Senin (9/11).
Untuk caketum, ada sejumlah nama yang digodok. UAS, selain ditawari menjadi anggota majelis syuro, juga diusulkan menjadi salah satu caketum. Kandidat caketum lain yaitu Ustaz Bachtiar Nasir.
"Banyak sekali (caketum) ada Ustaz Bachtiar Nasir, ada calonnya juga, dicalonkan UAS. Nanti musyawarah banyak tokoh-tokoh juga biar enggak kehilangan," imbuhnya.
Bachtiar Nasir di Ijtima Ulama 3 di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Rabu (1/5/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Meski begitu, Yani mengatakan UAS saat ini masih terganjal dengan statusnya sebagai seorang ASN yang belum diberhentikan. Namun, kata dia, UAS memberikan dukungan penuh terhadap Partai Masyumi.
ADVERTISEMENT
"Cuma kan masalahnya UAS ini dia kan masih terikat dengan ASN. Maka dia enggak mungkin seperti itu, usulan pemberhentiannya kan belum disambut," kata dia.
Eks politikus PPP itu juga mencontohkan dukungan UAS kepada Partai Masyumi. Salah satunya, UAS memberikan materi kepada sejumlah anggota Partai Masyumi.
"Dia kan sudah memberikan materi, salah satu dia sudah memberikan dukungan penuh walaupun dia mungkin masih ada hambatan. Maka dia memberikan materi dauroh dan sebagainya, ada dari anggota khusus Masyumi itu," ujarnya.
"Kita juga akan bersilaturahmi lagi makanya belum menentukan kita siapa ketumnya," tandas Yani.