Ukraina Bantah Lysychansk Dikepung Tentara Rusia: Masih di Bawah Kendali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi usai serangan di kota Lysychansk di wilayah Donbas, Ukraina. Foto: ARIS MESSINIS / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi usai serangan di kota Lysychansk di wilayah Donbas, Ukraina. Foto: ARIS MESSINIS / AFP

Tentara Ukraina menolak klaim separatis yang didukung pasukan Rusia yang menyatakan telah mengepung kota penting di timur Lysychansk. Pihak Ukraina mengatakan, pertempuran sengit sedang berlangsung di sekitar kota.

"Pertempuran berkecamuk di sekitar Lysychansk. (Tapi) untungnya kota itu belum dikepung dan berada di bawah kendali tentara Ukraina," Ruslan Muzytchuk, juru bicara Garda Nasional Ukraina, mengatakan di televisi Ukraina, dikutip dari AFP, Sabtu (2/7).

Lysychansk merupakan kota strategis dan apabila berhasil diduduki oleh Rusia, maka akan mendorong perang lebih dalam ke wilayah timur Donbas. Wilayah Donbas ini menjadi fokus Rusia usai gagal merebut Kiev dalam operasi militer khusus yang dimulai akhir Februari lalu.

Sebuah cangkang yang belum meledak dari sistem peluncuran roket ganda tertahan di tanah, saat serangan Rusia ke Ukraina berlanjut, di kota Lysychansk, wilayah Luhansk, Ukraina, Jumat (10/6//2022). Foto: Oleksandr Ratushniak/Reuters

Namun, di seberang sungai Donets dari Lysychansk, Rusia telah merebut kota Severodonetsk minggu lalu.

Adapun pernyataan dari Muzytchuk ini merespons pernyataan juru bicara pihak separatis yang didukung Rusia. Mereka mengeklaim telah mengepung Lysychansk.

"Hari ini milisi Lugansk dan pasukan Rusia menduduki lokasi strategis terakhir, yang memungkinkan kami untuk memastikan bahwa Lysychansk benar-benar dikepung," kata juru bicara pasukan separatis Andrei Marotchka kepada kantor berita TASS.