Ukraina Klaim Tangkap 200 Tentara Rusia: Ada Remaja 19 Tahun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan militer tentara Rusia terlihat di Armyansk, Krimea, Jumat (25/2/2022). Foto: Stringer/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan militer tentara Rusia terlihat di Armyansk, Krimea, Jumat (25/2/2022). Foto: Stringer/AFP

Ukraina mengeklaim telah menangkap ratusan tentara Rusia sejak invasi pada Kamis (24/2). Bahkan, dari 200 tentara yang ditangkap itu, beberapa di antaranya merupakan remaja berusia 19 tahun.

“Kami menangkap sekitar 200 tentara Rusia, beberapa di antaranya berusia 19 tahun, tidak terlatih sama sekali, perlengkapannya buruk," kata Pejabat Pertahanan Kedutaan Besar Ukraina di AS, Mayor Jenderal Borys Kremenetsky dikutip dari CNN, Minggu (27/2).

"Kami memperlakukan mereka sesuai Konvensi Jenewa, seperti hukum humaniter internasional," tambah dia.

kumparan post embed

Selain itu, Kremenetsky mengatakan, para tentara Rusia yang ditangkap itu diizinkan untuk menghubungi orang tua mereka. Termasuk diberikan makanan dan minuman.

Lebih lanjut, Kremenetsky mengatakan Ukraina akan terus bekerja sama dengan AS dalam menghadapi invasi Rusia. Mereka masih membutuhkan banyak dukungan terutama bantuan militer.

"Ada daftar persyaratan penting, dan kami masih membutuhkan lebih banyak kemampuan. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa apa yang kami terima sudah digunakan dengan cara yang benar," kata Kremenetsky.

Gambar satelit menunjukkan pasukan darat Rusia mendekati Nova Kakhovka, Ukraina, Sabtu (26/2/2022). Foto: Maxar Technologies/Handout via REUTERS

Sementara Rusia belum memberikan tanggapan atas klaim yang disampaikan oleh Ukraina ini.

Namun hingga Sabtu (26/2) dini hari, pertempuran di Ukraina masih terus berlangsung.

Dalam beberapa foto yang beredar, terlihat banyak kendaraan milik militer Rusia hancur.

Sedangkan Ukraina melaporkan jumlah korban jiwa dari pihak Rusia pada hari kedua invasi pada Jumat (25/2) mencapai 1.000 orang.

Ukraina menduga jumlah korban tersebut merupakan korban terbanyak Rusia akibat perang dalam kurun waktu 1x24 jam.