UMP Bali 2025 Naik Rp 182 Ribu: Jadi Rp 2,9 Juta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadisnaker ESDM Bali, Ida Bagus Setiawan. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kadisnaker ESDM Bali, Ida Bagus Setiawan. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Dewan Pengupahan Bali sepakat nilai UMP tahun 2025 Bali naik sebesar 6,5 persen sesuai dengan aturan pemerintah pusat. Nilai kenaikan sekitar Rp 182.000.

Dengan kata lain, nilai UMP tahun 2024 sebesar Rp 2.813.672 menjadi Rp 2.996.560,68 untuk UMP tahun 2025. Ini naik Rp 182.888.

“Nanti angka ini akan diusulkan dulu ke PJ Gubernur Bali untuk ditindaklanjuti. Hal ini usai Dewan Pengupahan Provinsi Bali bersidang, sudah sepakat dan ada berita acaranya untuk mengusulkan rekomendasikan UMP dan UMSP,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, Selasa (10/12).

Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Rakyat Bali mengikuti unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2024 di kawasan Renon, Denpasar, Bali, Rabu (1/5/2024). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Disnaker juga memonitoring penetapan UMK di sejumlah kota/kabupaten. Dia berharap kenaikan UMK mendekati angka 6,5 persen dan paling lambat ditetapkan pada 18 Desember 2024. Terdapat empat Kabupaten yang dapat menetapkan UMK di antaranya Badung, Denpasar, Tabanan dan Gianyar.

“UMK mereka bisa tetapkan karena mandatory naik 6,5 persen. Nah yang menjadi diskusi nanti tentunya di dewan pengupahan kabupaten atau kota adalah upah minimum sektoral.

"Mudah-mudahan sih tidak sampai otot-ototan tentunya musyawarah mufakatlah antara unsur perwakilan pekerja dengan pengusaha sehingga tanggal 18 Desember 2024 itu ya astungkara sebelum tanggal itu sudah bisa di putuskan ya ditetapkan UMK maupun UMSK,” katanya.