Umrah Dimulai Lagi, Begini Suasana Tawaf dan Sai di Masjidil Haram

Umrah telah dimulai kembali, Minggu (4/10), setelah tujuh bulan dihentikan karena pandemi corona. Kelompok pertama menunaikan umrah pada Minggu dini hari Waktu Arab Saudi (WAS), bukan pukul 7 pagi seperti diberitakan sebelumnya.
Pada tahap pertama pembukaan umrah, jemaah yang diizinkan ke Baitullah sebanyak 6.000 orang per hari dibagi beberapa kelompok sesuai dengan selot waktu yang disediakan. Tiap kelompok mendapat durasi 3 jam.
Jemaah merupakan mukimin (warga lokal dan ekspatriat yang menetap di Arab Saudi).
Setelah mengambil miqat dan mengenakan baju ihram, mereka berkumpul di lima meeting point antara lain Al-Gaza, Ajyad, dan Al-Shasha. Fasilitas yang didapat bebas biaya alias gratis.
Di sini mereka bersama-sama naik bus menuju Masjidil Haram dengan didampingi tenaga medis profesional. Demikian dikutip dari Arab News.
Umrah dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti pengukuran suhu tubuh, memakai masker, dan jaga jarak. Mereka yang bergejala mirip corona dilarang masuk masjid.
Ibadah umrah terdiri dari dua bagian, yaitu tawaf (memutari Ka’bah 7 kali) dan sai (berjalan/lari kecil dari Safa ke Marwa bolak-balik 7 kali).
Begini suasana umrah (tawaf dan sai) jemaah kelompok pertama yang dikutip dari Presidensi Urusan Dua Masjid Suci (gph.gov.sa), pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pimpinan Syeikh Sudais:
