Update Banjir dan Longsor di Sumbar: 23 Tewas, 12 Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Banjir bandang menerjang Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (26/11). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Banjir bandang menerjang Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (26/11). Foto: Dok. kumparan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Sumatera Barat per Jumat (28/11) sore.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan ada 23 korban tewas dan 4 korban luka. Sedangkan, 12 korban masih dalam pencarian lantaran banjir dan longsor.

Jumlah pengungsi di Sumbar, mencapai 3.900 Kepala Keluarga (KK). Tercatat yang paling banyak berada di Kabupaten Padang Pariaman.

Longsor menerjang kawasan jalan lintas nasional di Lembah Anai tepatnya di gerbang masuk Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (27/11/2025). Foto: Polres Padang Panjang

Hingga kini, potensi penambahan data korban masih terbuka, mengingat sejumlah wilayah terdampak belum bisa diakses.

“Tentu data ini akan berkembang terus karena kami informasikan juga masih ada titik-titik yang belum bisa ditembus, yang masih dalam proses penanganan, yang diindikasikan di tempat-tempat longsoran yang belum bisa tembus itu mungkin juga ada korban jiwa manusia," kata dia.