Update Corona di Sumut: 9 Positif, 1 Meninggal, 1.976 ODP

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah mikrograf elektron transmisi yang tidak bertanggal dari partikel virus SARS-CoV-2 yang diambil dari pasien yang diisolasi di Amerika Serikat. Foto: NIAID Integrated Research Facility (IRF) via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah mikrograf elektron transmisi yang tidak bertanggal dari partikel virus SARS-CoV-2 yang diambil dari pasien yang diisolasi di Amerika Serikat. Foto: NIAID Integrated Research Facility (IRF) via REUTERS

Pemprov Sumatera Utara memberikan data terbaru terkait jumlah warga yang terpapar virus corona. Hingga Rabu (25/3), tercatat ada sembilan orang yang dinyatakan positif corona dimana satu di antaranya meninggal.

Sementara untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 55 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) ada 1.976 orang.

"PDP yang saat dirawat di rumah sakit ada 55 (bertambah 2 dari hari sebelumnya) pasien ada di lima kabupaten/kota yaitu Medan, Pematang Siantar, Deli Serdang, Langkat, dan Serdang Bedagai. (mereka) ada di 24 rumah sakit," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Riadil Akhir dalam konfrensi persnya, Rabu (25/3).

Riadil juga menjelaskan ada tiga pasien PDP yang meninggal dunia dimana satu karena positif virus corona. Sementara dua lainnya belum bisa dipastikan.

"Saat ini sudah ada 3 meninggal dunia. 1 meninggal dunia (karena) positif COVID-19, kemudian dua meninggal dunia (karena) PDP dan non (pemeriksaan) laboratorium," ucap Riadil.

Prajurit TNI AD memeriksa alat pelindung diri (APD) di Posko Penanganan dan Penanggulangan COVID-19, Surabaya, Senin (23/3). Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Sementara terkait pasien yang positif corona, Riadil mengatakan mereka dirawat di RSUP Adam Malik. Namun tidak dijelaskan kondisi terkini pasien itu.

"Saat ini semuanya dirawat di RSUP Adam Malik. Kita berdoa yang positif bisa sembuh sebagaimana mestinya," ujar Riadil

Menanggapi jumlah ODP yang mencapai 1.976 orang, Riadil meminta mereka melakukan isolasi mandiri demi mencegah peredaran wabah COVID-19. Hal itu demi mencegah penyebaran virus corona.

"(Saat ini) sudah datang lebih kurang 2.500 alat pelindung diri (APD) ke Sumut dan saat ini berada di gudang BPBD dan hari ini juga sudah kita distribusikan ke beberapa kabupaten/kota," tuturnya.

Selain itu, Pemprov Sumut masih menunggu alat rapid test dari pemerintah. Dia pihaknya juga menerima apabila ada pihak lain yang ingin memberikan alat rapid test kepada mereka.

"Kita dari Gugus Tugas, siap untuk menerima rapid test ini sehingga kita bisa lakukan (rapid test) secara massal kepada masyarakat," tutupnya.

--------

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!