Update Corona Jakarta 2 November: Kasus Harian Kembali Tinggi, 1.024 Kasus

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Update corona DKI Jakarta 2 November 2020. Foto: Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Update corona DKI Jakarta 2 November 2020. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Kasus harian corona Jakarta kembali naik ke angka seribu setelah sekitar 10 hari konsisten mencatat penurunan di bawah seribu kasus. Hari ini, Senin (2/11), tercatat ada 1.024 kasus baru di Jakarta.

Seperti dilihat di situs corona resmi Pemprov DKI, secara kumulatif, total kasus positif corona di Jakarta kini mencapai 107.229 kasus. Sebelumnya, tercatat kasus di Jakarta ada di posisi 106.205 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan, kenaikan ini akibat adanya akumulasi kasus dari rumah sakit swasta selama 7 hari.

Mural tentang pandemi COVID-19 Foto: Dhemas Reviyanto/Antara Foto

"Total penambahan kasus positif sebanyak 1.024 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 404 kasus dari 2 laboratorium rumah sakit swasta 7 hari terakhir yang baru dilaporkan," jelas Dwi dalam keterangannya.

Sementara angka kematian akibat corona di Jakarta bertambah 18 orang menjadi 2.291 orang. Pasien sembuh tercatat bertambah 1.057 orang, dengan total 95.876 orang dinyatakan sembuh.

Sedangkan pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit berkurang 428 orang dengan total 1.750 orang. Sementara yang melaksanakan isolasi mandiri naik 377 orang menjadi 7.312 orang.

Artinya, masih ada 9.062 kasus positif aktif di Jakarta. Angka ini turun 51 orang dari data sebelumnya.

embed from external kumparan

Tes Spesimen Corona Jakarta

Jumlah tes spesimen pada Minggu (1/11) sebanyak 5.121 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 4.199 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 620 positif dan 3.579 negatif.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.