Update Erupsi Gunung Dukono: 15 Pendaki Selamat, 3 Lainnya Meninggal Dunia
ยทwaktu baca 2 menit

Sebanyak 15 pendaki Gunung Api Dukono di Halmahera Utara dinyatakan selamat. Sedangkan tiga orang pendaki yang berada di atas gunung dinyatakan meninggal dunia.
"Sebanyak 15 pendaki yang berhasil turun dalam kondisi selamat. Sementara itu, 3 pendaki di atas dinyatakan meninggal dunia. Sementara dua orang porter selamat," Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, kepada kumparan, Jumat (8/5).
Ia menambahkan, saat ini jumlah 15 pendaki yang sudah turun dirawat di pos pengamatan. Mereka mengalami luka ringan.
"Total 15 orang yang sudah turun saat ini dirawat di pos pengamatan oleh tim Dinas Kesehatan. Kondisinya luka ringan," imbuhnya.
Diketahui, berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang dihimpun dari keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 07.41 WIT.
Gunung Dukono yang saat ini berstatus Level II (Waspada) mengalami peningkatan aktivitas visual dan kegempaan sejak 29 Maret 2026. Yakni dengan rata-rata tercatat sebanyak 95 kejadian erupsi.
Saat ini tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus melakukan penyisiran. Selain itu juga melakukan evakuasi terhadap para pendaki yang berada di kawasan gunung saat aktivitas vulkanik meningkat.
Pada kejadian itu kolom erupsi berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter. Erupsi juga disertai dentuman lemah hingga kuat. Aktivitas kegempaan terekam pada sismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 967,56 detik," katanya dalam keterangannya, Jumat (8/5).
Dampak erupsi terpantau di wilayah Kecamatan Galela. Tepatnya di Desa Mamunya. Pihak BPBD Kabupaten Halmahera Utara bersama BPBD Provinsi Maluku Utara dan unsur terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap kondisi masyarakat. Termasuklah pendataan para pendaki di sekitar kawasan terdampak.
