Update Korban Banjir & Longsor Sumatera: 753 Orang Meninggal, 650 Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah warga melintasi air yang menggenangi jalan di Desa Pekan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (16/10/2024). Foto: Dede Harison/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga melintasi air yang menggenangi jalan di Desa Pekan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (16/10/2024). Foto: Dede Harison/ANTARA FOTO

BNPB mengupdate data terbaru korban meninggal bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Per hari ini, Rabu (3/12), korban meninggal sebanyak 753 orang.

Selain itu, dalam data yang diunggah di website resmi BNPB, terdapat 650 orang masih belum ditemukan dan 2,6 ribu orang terluka.

Foto udara petugas menggunakan alat berat melakukan pencarian korban longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). Foto: Yudi Manar/ ANTARA FOTO

Untuk penduduk yang paling terdampak yakni Sumatera Utara dengan jumlah 1,7 juta jiwa, Aceh 1,5 juta jiwa, dan Sumatera Barat 141,8 ribu jiwa.

Berikut data lengkap lainnya yang rusak dan terdampak:

  • Fasilitas Pendidikan: 323 unit

  • Jembatan: 299 unit

  • Fasilitas Ibadah: 129 unit

  • Fasilitas Kesehatan: 9 unit

  • Rumah Rusak: 5 ribu unit

Sebelumnya, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyebut bahwa total bantuan tersebut telah dikirimkan ke sekitar 11 dari 17 kabupaten/kota yang terdampak banjir di Aceh.

"Kemudian dari 17 kabupaten/kota yang terdampak parah, ya, terdampak kecuali Nagan Raya yang saya sampaikan, per hari ini 11 kabupaten/kota sudah tersalurkan logistik dengan berat kurang lebih 4 ton," kata Suharyanto dalam Konferensi Pers Update Penanganan Bencana Banjir-Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang digelar secara daring, Minggu (30/11).

"Isinya sembako, makanan siap saji, selimut, matras, alat-alat kebersihan, dan kasur lipat," sambungnya.