Update Korban Bencana Sumatera: 836 Orang Meninggal, 518 Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah warga melintas di dekat mobil warga yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga melintas di dekat mobil warga yang terbawa arus banjir di kawasan Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO

Korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatera makin bertambah per Kamis (4/12) sore. Total kini 836 orang meninggal.

"Cut off data pukul 16.00 WIB, saya laporkan bahwa untuk jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 836 jiwa," kata Kapusdatin BNPB Abdul Muhari dalam jumpa pers virtual.

"Pencarian korban paling banyak ditemukan di Aceh yakni 48 orang, jadi (di sana) total 325 orang meninggal dunia."

Ia menambahkan, sementara di Sumatera Utara, Tim SAR menemukan lagi 6 korban meninggal. "Di lokasi pembukaan jalan (di Sumut) ditemukan 12 jasad sehingga korban meninggal 311 jiwa," kata Muhari.

"Sementara di Sumbar bertambah 6 korban menjadi 202 meninggal dunia," sambungnya.

Lantas bagaimana dengan korban hilang?

"Untuk korban hilang di Aceh masih 170 jiwa, Sumut 127 jiwa, dan Sumbar masih cukup banyak 221 jiwa. Sehingga total korban hilang sebanyak 518 jiwa," tutupnya.