Update Ledakan di Biak Numfor: Identitas Korban Tewas hingga 19 Orang Terluka
ยทwaktu baca 3 menit

Ledakan yang diduga berasal dari mortir sisa World War II di Kabupaten Biak Numfor menewaskan lima warga dan menyebabkan tiga orang lainnya masih dalam pencarian. Peristiwa yang terjadi di kawasan Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5), juga mengakibatkan belasan warga terluka dan puluhan lainnya mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Kepolisian masih fokus melakukan evakuasi dan pencarian korban, sekaligus mengamankan area ledakan. Tim Penjinak Bom dari Satbrimob Polda Papua dijadwalkan turun ke lokasi untuk melakukan penyisiran dan sterilisasi menyeluruh karena masih ada kemungkinan terdapat benda berbahaya lain di sekitar lokasi kejadian.
Identitas 5 Korban Tewas dan 3 Hilang Insiden Ledakan di Biak Numfor
Ledakan dari mortir sisa peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor menyebabkan lima orang tewas. Selain itu tiga orang lainnya dinyatakan hilang.
"Saat ini fokus utama kami adalah proses evakuasi, pencarian korban yang masih belum ditemukan, serta memastikan masyarakat di sekitar lokasi tetap aman," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, Senin (1/6).
Cahyo menjelaskan bahwa untuk mendukung proses penanganan di lokasi kejadian, Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua, dijadwalkan bertolak ke Kabupaten Biak Numfor pada siang ini.
"Kami tidak ingin mengambil risiko. Tim Jibom akan melakukan penyisiran dan sterilisasi secara menyeluruh karena masih dimungkinkan terdapat benda-benda berbahaya lainnya di sekitar lokasi ledakan," jelasnya.
Berikut identitas para korban tewas dan hilang tersebut:
Deflin Raubaba (41)
Moris Raubaba (24)
Karmila Ayorbaba (25)
Israel Raubaba (7)
Isril Raubaba (5)
Sementara tiga warga yang dinyatakan hilang sebagai berikut:
Yulianus Raubaba (26)
Lai Madura (45)
Anis Marandof (27)
Korban Luka Insiden Ledakan di Biak Numfor 19 Orang, 55 Mengungsi
Ledakan yang diduga berasal dari sisa bom Perang Dunia II di Biak Numfor pada Minggu (31/5) tak hanya menewaskan 5 warga. Tapi juga terdapat 19 orang yang mengalami luka ringan.
"Untuk 55 warga yang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, terdiri dari 3 balita dan 52 orang dewasa," kata Cahyo, Senin (1/6).
Saat ini kepolisian masih berfokus pada pengamanan lokasi kejadian. Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Biak Numfor dan daerah lainnya yang memiliki sejarah peninggalan Perang Dunia II, apabila menemukan benda yang dicurigai berbahaya agar tidak disentuh, dipindahkan, ataupun dibongkar. Segera laporkan kepada kantor kepolisian terdekat," tutur Cahyo.
Ledakan di Biak Numfor Papua: Diduga dari Bom Sisa Perang Dunia, 5 Tewas
Ledakan terjadi di kawasan padat penduduk Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/5) sore. Dalam insiden itu, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga lainnya masih dalam pencarian.
"Kami mengidentifikasi lima korban meninggal dunia," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan kepada wartawan.
Ari mengatakan, serpihan mortir itu akan diteliti oleh tim Penjinak Bom Gegana dan tim Laboratorium Forensik dari Polda Papua.
"Kami tadi menemukan satu sisa serpihan mortir," kata Ari, saat live TikTok bersama kumparan, Minggu (31/5).
