Update Ledakan SPBE di Bekasi: Korban Meninggal Bertambah Jadi 5 Orang
·waktu baca 2 menit

Korban meninggal dunia akibat ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Bekasi, bertambah menjadi lima orang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bekasi melaporkan salah satu korban bernama Kosasih meninggal di RSUD Kabupaten Bekasi pada Kamis (16/4).
"Betul, lima orang meninggal dunia. Yang dirawat di rumah sakit saat ini enam orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, lewat keterangannya, Jumat (17/4).
Satia menuturkan, hingga saat ini masih ada enam korban yang menjalani perawatan di rumah sakit.
"RSCM tiga pasien, RSUD Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi dua pasien, dan RSUD Bantargebang satu pasien," bebernya.
Berikut identitas para korban yang meninggal dunia:
Kosasih (65 tahun)
Aulia Putri Budiastuti
Sapta Prihantono
Suyadi (62 tahun)
Jaimun (61 tahun)
Ledakan terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026, dan menyebabkan total 22 orang mengalami luka bakar.
Kata Pertamina
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyampaikan permohonan maaf atas insiden kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita.
Pertamina Patra Niaga Regional Regional JBB bersama pihak SPBE bergerak cepat untuk berkoordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran setempat dalam upaya penanganan insiden.
"Api berhasil dipadamkan oleh Tim Damkar Kota Bekasi, Kab Bekasi sekitar Kamis (2/4) dini hari," kata Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria.
Saat ini, fokus tindak lanjut pada penanganan pasca-kejadian, termasuk memastikan keselamatan masyarakat sekitar, penanganan korban terdampak dan pekerja SPBE.
