Update Penanganan Jalan Amblas Lenteng Agung
·waktu baca 4 menit

Jalan amblas atau sinkhole di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, Jakarta Selatan, masih dalam penanganan hingga Sabtu (30/5). Meski titik jalan yang ambles sudah ditutup menggunakan pelat baja dan seluruh lajur kembali bisa dilalui kendaraan, petugas dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Suku Dinas Sumber Daya Air masih berjaga di lokasi.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun masih terpantau padat. Pemerintah menargetkan perbaikan bagian utama rampung pada Senin (1/6) agar kendaraan bisa kembali melintas normal. Di sisi lain, sejumlah langkah penanganan juga dilakukan, mulai dari pembobolan dinding saluran air hingga pencabutan tiang penerangan jalan yang terdampak gerusan tanah di sekitar sinkhole.
Sinkhole Lenteng Agung Masih Dijaga Petugas, Arus Lalu Lintas Padat
Jalan yang amblas di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, Jakarta Selatan, telah ditutup menggunakan pelat baja, namun hingga Sabtu (30/5) siang masih dijaga petugas dari Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Sumber Daya Air (SDA). Lubang di sisi kiri jalan juga masih terlihat dengan aliran air yang cukup deras di bawah badan jalan.
Di sekitar lokasi, enam tiang listrik dan tiang internet berada tidak jauh dari area ambles. Tiga di antaranya diikat menggunakan tali merah sebagai langkah antisipasi agar tidak ikut amblas ke area yang berlubang.
Arus lalu lintas di Jalan Lenteng Agung masih mengalami kepadatan. Antrean kendaraan terlihat mengular sekitar 200 meter sebelum titik jalan yang ditutup pelat baja. Meski demikian, kendaraan masih dapat bergerak perlahan dan kembali lancar setelah melewati lokasi tersebut.
Sebelumnya, jalan di lokasi itu amblas pada Kamis (28/5) malam dengan kedalaman sekitar 3 meter dan panjang sekitar 4 meter. Peristiwa tersebut sempat memicu kemacetan parah pada Jumat (29/5) pagi. Namun, setelah area jalan ditutup menggunakan pelat baja pada Jumat sore, seluruh lajur kembali dapat dilalui kendaraan.
Petugas Bobol Dinding Penghambat Saluran Air di Sinkhole Lenteng Agung
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan membobol dinding pembatas saluran air di area sinkhole Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5).
Hal ini dilakukan agar saluran air dapat mengalir lancar.
“Airnya ngantre di atas. Terus begitu semalam dikerjakan, yang di ujung jembatan, di ujung crossing kan dikerjakan sudah diganti box culvert. Mulailah terbuka tuh sedikit, tapi belum semuanya. Nah, menimbulkan air yang dipicu tadi. Jadi berkurang tuh airnya, berkurang terus nih,” kata Sartono Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Jagakarsa, saat dihubungi.
Sartono menyebut derasnya aliran air pada saluran ini akan mereda seiring berjalannya waktu.
Terlebih, kini dinding pembatas saluran air telah dibobol.
“Mudah-mudahan berdoa cuaca enggak ekstrem, enggak ada hujan,” harap Sartono.
SDA Jaksel Targetkan Perbaikan Jalan Amblas Selesai Senin: Tak Macet Lagi
Perbaikan jalan amblas di Lenteng Agung, Jakarta Selatan ditargetkan akan selesai pada Senin (1/6) mendatang.
Perbaikan ini khusus pada bagian induk kerusakan.
“Untuk yang induknya kita kejar nih dalam waktu 3 hari ini,” ujar Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Selatan, Santo saat ditemui di lokasi, Sabtu (30/5).
Santo menyebutkan bagian induk yang dimaksud merupakan ruas jalan amblas yang terjadi pada Kamis (28/5) dengan lebar 8,5 meter.
Dengan selesainya bagian ini, diharapkan arus lalu lintas dapat kembali normal.
“Ya, yang 3 hari ini ke depan, intinya lalu lintas sudah clear lah, sudah enggak macet lagi istilahnya,” jelasnya (Santo).
Bina Marga Cabut Tiang Lampu di Lenteng Agung yang Terdampak Jalan Amblas
Tiang lampu penerangan jalan atau penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Lenteng Agung terdampak jalan amblas.
Terlihat pada Sabtu (30/5) tiang itu akan ikut amblas.
“Kondisi arusnya makin kencang nih, ya kan.
Kemudian saya dapat informasi bahwa tiang-tiangnya mulai tergerus gitu pondasinya,” ujar Staf Satuan Pelaksana Bina Marga Jagakarsa, Febrian Ashar Haq di lokasi.
Febrian mengatakan hal itu harus dilakukan untuk mencegah tiang rubuh.
“Dari Bina Marga sendiri perkembangannya akan mengamankan tiang-tiang ini, terutama di tiang PJU.
Karena kami kan tupoksinya di bidang PJU, maka dari kami nanti akan menindaklanjuti terkait hal ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ya,” tutur Febrian.
Wagub Rano Sebut Pipa Air di Jakarta Rata-rata Berusia 100 Tahun: Rawan Amblas
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyebutkan pipa air di Jakarta rata-rata berusia 100 tahun.
Hal itu diketahui Rano dari salah satu perusahaan daerah milik DKI Jakarta, PAM JAYA.
“Saya pernah agak cukup kaget di saat PAM JAYA, kita waktu itu masih PD PAM, mempresentasikan bahwa mungkin hampir rata-rata pipa air di Jakarta itu usianya 100 tahun,” tutur Rano usai menghadiri IWDF di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5).
Dengan kondisi demikian, menurutnya tak heran bila terjadi jalan amblas seperti halnya di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (28/5).
Kata Rano, hal serupa juga menimpa pernah terjadi di sejumlah negara tetangga.
“Anda bisa bayangin usia 100 tahun pasti akan rapuh kan.
Jadi jangan aneh kalau Jakarta akan terjadi amblas seperti itu,” ucap Rano.
