Update Rincian Sebaran Kasus Virus Corona di Indonesia per 21 Maret

Juru bicara penanganan corona, dr Achmad Yurianto, menyampaikan kasus positif virus corona di Indonesia menjadi 450 orang. Menurut data terbaru hingga Sabtu (21/3) pukul 13.00 WIB, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 81 orang.
"Ada penambahan kasus baru sebanyak 81 orang, sehingga total kasus adalah 450 orang," kata Yuri saat jumpa pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (21/3).
Berikut rincian kasus virus corona di Indonesia di tiap provinsi per 21 Maret 2020 pukul 13.00 WIB:
Bali
Tidak ada penambahan kasus. Total 4 kasus, 1 orang meninggal.
Banten
Tambahan 4 kasus, total menjadi 43 kasus. Sembuh 1 orang. Tambahan 1 orang meninggal, total menjadi 2 orang.
DIY
Tambahan 1 kasus, total menjadi 5 kasus. 1 pasien sembuh.
DKI Jakarta
Tambahan 33 kasus sehingga total 267 kasus positif corona. 3 pasien dinyatakan sembuh, total menjadi 17 orang sembuh. 5 pasien meninggal dunia, sehingga total 23 orang.
Jawa Barat
Total 55 orang dengan 14 kasus tambahan baru. 1 orang sembuh, 7 meninggal dunia.
Jawa Tengah
Total 14 kasus dengan tambahan 2 kasus. 3 meninggal dunia.
Jawa Timur
Total 26 kasus dengan tambahan 11 kasus. 1 meninggal.
Kalimantan Barat
Tidak ada penambahan. Total 2 kasus.
Kalimantan Timur
Tak ada penambahan. Total 9 kasus
Kalimantan Tengah
Tak ada tambahan. Total 2 kasus.
Kepulauan Riau
Tak ada penambahan. Total 4 kasus.
Sulawesi Utara
Tak ada penambahan. Total 1 kasus.
Sumatera Utara
Tak ada penambahan, total 2 kasus. 1 meninggal dunia.
Sulawesi Tenggara
Tak ada penambahan, total 3 kasus.
Sulawesi Selatan
2 kasus baru, total menjadi 2 orang.
Lampung
Tak ada penambahan. Total 1 orang.
Riau
Tak ada penambahan. Total 1 orang.
Sedangkan Kemenkes masih menelusuri 10 kasus positif corona yang belum dipastikan provinsinya.
Sehingga, penambahan 81 kasus positif corona di Indonesia menjadi total 450 orang. Dengan angka kematian 38 orang, dan 20 orang dinyatakan telah sembuh.
-----
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
