Usai Didatangi Pol PP, Perpus Jalanan Akan Tetap Gelar Lapak di Taman Jakarta
·waktu baca 2 menit

Perpustakaan Jalanan Jakarta memastikan akan tetap menggelar lapak bacanya di taman-taman Jakarta, meski sempat didatangi petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Rabu (16/7).
Komunitas ini menegaskan kegiatan mereka bukan aktivitas yang melanggar hukum, melainkan bentuk nyata dari literasi inklusif di ruang publik.
“Setelah diusir Satpol PP, kami akan tetap melapak karena kami hanya menggelar buku gratis, tidak berjualan narkoba,” tulis pihak Perpustakaan Jalanan Jakarta dalam keterangannya yang diterima kumparan, Sabtu (19/7).
“Bahkan kami menyediakan tempat untuk semua orang bisa saling bertemu dan saling kenal,” lanjutnya.
Menurut mereka, kegiatan lapak baca ini juga menjadi ruang sosial yang terbuka dan ramah untuk siapa pun.
“Ini adalah bentuk ruang yang lebih nyata untuk terus membangun ikatan kelas sosial antara pendatang, pedagang, dan kawan-kawan yang tumbuh lama mengagungkan hidupnya di jalanan,” lanjut pernyataan tersebut.
Pihak komunitas juga menyampaikan bahwa respons masyarakat terhadap keberadaan Perpustakaan Jalanan selama ini sangat positif.
Mereka menyebut banyak warga sekitar yang menikmati keberadaan lapak baca, termasuk mereka yang sekadar lewat atau menunggu jemputan.
“Selama ini antusiasme yang datang ke lapakan kami lebih banyak orang yang mendukung adanya lapakan Perpustakaan Jalanan ini,” tulis mereka.
“Bahkan orang-orang di sekitar, orang yang menunggu angkutan umum, orang menunggu jemputan. Biasanya mereka sembari menunggu jemputan, mereka sembari membaca buku walau hanya beberapa halaman,” tandasnya.
Sebelumnya, ramai sebuah video petugas Satpol PP yang menginspeksi kegiatan Perpustakaan Jalanan di kawasan Taman Literasi Christina Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan menegaskan tidak ada pengusiran atau pembubaran terhadap kegiatan tersebut.
“Oh, ya, kalau di atas trotoar, kan, memang mengganggu, ya, pengguna jalan, jadi ada hak yang ini gitu, kan. Kita, sih, memberikan pemahaman, makanya, kan, tidak ada tindakan apa-apa, kan, kita cuma memberikan penjelasan,” kata Satriadi saat dihubungi kumparan.
Perpustakaan Jalanan dengan akun media sosial @perpusjalanan.jkt diketahui rutin membuka lapak baca di ruang terbuka, termasuk di sekitar Taman Literasi.
Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi kegiatan tersebut di Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurutnya, area taman itu lebih kondusif untuk aktivitas membaca.
“Kami akan memfasilitasi mereka ke dalam area Taman Langsat. Kalau di Taman Langsat ini kan tempatnya adem, nyaman buat membaca dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang lain,” ucapnya.
