Usai Social Distancing Dilonggarkan, Kasus Corona di Sydney Malah Melonjak

Kota terbesar di Australia, Sydney, berhadapan dengan lonjakan kasus virus corona. Langkah pencegahan agar virus tidak menyebar luas langsung diambil otoritas setempat.
Seperempat penduduk dari kurang lebih satu juta warga Sydney diminta untuk tinggal di rumah selama tiga hari. Sedangkan warga luar Sydney diminta untuk tidak berkunjung sampai batas waktu belum ditentukan.
Di samping itu, pemerintah kota setempat juga memperluas tes virus corona dengan mendirikan beberapa pusat uji di sejumlah tempat.
“Kami harus siap berhadapan dengan lebih banyak kasus. Tak diragukan lagi 24 sampai 48 jam ke depan akan menjadi waktu yang begitu kritis,” ucap Menteri Utama New South Wales Gladys Berejiklian. Sydney berada di negara bagian itu.
“Kami menghadapi ini dengan serius. Kami ingin melakukan yang terbaik sebisa mungkin agar warga bisa merayakan Natal senormal. mungkin,” sambung dia seperti dikutip dari Reuters.
Pada Kamis (18/12) jumlah kasus baru corona di Sydney melonjak menjadi 17. Pengumuman ini disampaikan hanya beberapa jam setelah mereka mengumumkan ditemukan kemunculan dua kasus corona.
Sebelum lonjakan kasus terjadi, selama beberapa hari terakhir Pemerintah Negara Bagian New South Wales memutuskan melonggarkan aturan social distancing. Langkah itu diambil karena penularan lokal sangat rendah dan kerap nihil.
Namun, usai kasus di Sydney melonjak beberapa negara bagian memutuskan untuk memperketat perbatasan dengan New South Wales.
