Ustaz Hafzan El Hafdi yang Samakan Muhammadiyah dengan Syiah Meminta Maaf
·waktu baca 2 menit

Permintaan maaf diutarakan oleh Ustaz Hafzan El Hafdi, seorang guru salah satu pesantren di Payakumbuh, Sumatera Barat. Ia telah menyamakan Muhammadiyah sama dengan Syiah.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, yaitu saudara-saudara kami yakni ormas Muhammadiyah terkait dengan tulisan kami yang tersebar itu kesalahan dari diri kami sendiri, tidak mengikat kepada lembaga mana pun. Itu murni kesalahan kami pribadi, semoga bisa dimaklumi adanya," kata Hafzan El Hafdi dalam cuplikan video yang diunggah oleh salah satu Angkatan Muda Muhammadiyah Sumatera Barat, Rabu (26/4).
Awalnya, Hafzan mengaku kesal dengan tidak satunya perayaan Idul Fitri di Indonesia yang selalu berbeda. Ia kecewa dan sedih dengan ketidakseragaman ini.
Terlebih, ia meyakini Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab untuk menentukan hari Lebaran, sama dengan Syiah.
"Ini yang membuat saya geram, yang akhirnya membuat statement. Itu berawal dari video yang saya dapati di grup WA, dari Ustaz Farhan Abu Furahain tentang kesamaan pengambilan metode hisab yang dalam video tersebut disertakan pertama kali, diambil oleh syiah khafilah," kata Hafzan.
Ia lalu mengunggah kembali video dari Ustaz Farhan Abu Furahain tersebut dengan menyertakan kalimat yang tendensius dan menyasar Muhammadiyah. Kalimat tersebut kurang lebih berbunyi 'yang masih menganut sekte Muhamm*diyah biar melek, ini sisi kesamaannya dengan Syiah. Ber-Islam-lah tanpa ormas'.
Meski begitu, Hafzan mengaku telah mengedit kalimat tersebut berulang kali. Tapi, ucapan awalnya yang viral dan tersebar di sosial media.
"Tapi qadarullah, tulisan pertama itu yang tersebar, tulisan yang sebelum kita edit yang tersebar dan itulah yang memunculkan kegaduhan di masyarakat kita dalam persatuan berbangsa dan bernegara. Khususnya persatuan kaum muslimin di negeri kita ini," lanjut Hafzan dalam video tersebut.
Hafzan sendiri telah dilaporkan oleh Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat atas ucapannya tersebut.
