Ustaz Solmed, Salat Isya dan Rencana Makan Malam Bersama Mbah Moen

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ustaz Solmed saat diwawancarai kumparan di Mekkah. Foto: Denny Armadhanu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ustaz Solmed saat diwawancarai kumparan di Mekkah. Foto: Denny Armadhanu/kumparan

Ustaz Solmed atau ustaz Soleh Mahmud beruntung bisa menjadi salah satu orang yang bertemu Mbah Moen sebelum wafat di Makkah, Arab Saudi. Ia sempat bertemu dengan Mbah Moen di hotelnya pada Minggu (4/8) lalu ditemani istrinya, April Jasmine.

Ia menceritakan saat itu sempat ngobrol dan bercanda dengan Mbah Moen, bahkan diberikan doa-doa.

"Setelah itu Mbah Moen kepengin salat Isya di Masjidil Haram. Akhirnya saya, istri, bersama ponakan dan santri beliau mengantarkan, menemani. Karena memang padat luar biasa sehingga kita hanya bisa di pelataran," cerita Ustaz Solmed kepada kumparan di RS Al Noor, Makkah, Selasa (6/8).

Awalnya, Ustaz Solmed sempat mengira Mbah Moen akan salat dengan menggunakan kursi roda. Namun, perkiraannya itu salah.

Ustaz Solmed saat bertemu Mbah Moen di Makkah. Foto: Dok Pribadi/Ustaz Solmed

"Beliau minta lipat kursi rodanya, kemudian setelah itu beliau berdiri," ungkap dia.

"Sepanjang salat Isya itu dari awal sampai akhir beliau berdiri. Saya di belakang beliau. Saya bilang, aduh luar biasa sekali Mbah Moen kesehatannya Allah kasih. Usianya sudah di atas 90 tahun kan," lanjutnya.

Setelah selesai salat, Mbah Moen kembali diantarkan ke hotelnya, lalu mereka pun berpamitan.

Selang sehari kemudian, Mbah Moen mengajak Ustaz Solmed untuk makan bersama. Hal itu diungkapkan seorang santri Mbah Moen. Namun, rencana makan itu harus tertunda karena ia dan istri sedang menuju apartemen transit.

Ustaz Solmed saat bertemu Mbah Moen di Makkah. Foto: Dok Pribadi/Ustaz Solmed

"Keesokan malamnya beliau mengajak saya makan nasi bareng. (Kata santri Mbah Moen) 'Mbah ngajak makan nasi bareng tuh ustaz'. Saya bilang ke santri beliau, titip salam sama mbah, 'saya sekarang sedang menuju ke apartemen transit. Boleh enggak besok malam?' saya bilang," tuturnya.

Niat makan bersama yang rencananya Selasa malam ini pun tak sempat terlaksana, karena Mbah Moen dipanggil terlebih dahulu oleh Allah SWT.

"Niatnya malam ini. Masya Allah, kalau panjang umur malam ini kita mau makan. Ternyata subuh hari Selasa ini Allah lebih sayang beliau, lebih cinta sama beliau dan beliau sudah wafat meninggalkan dunia ini," tutupnya.

Mbah Moen meninggal dunia pada usia 90 tahun. Rencananya, menurut keterangan dari pihak keluarga, ia akan dimakamkan di Makkah.

video youtube embed