USU Minta Guru Besar yang Sebut SBY Bapak Mangkrak dan AHY Bodoh Bijak Bermedsos

Cuitan Twitter Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) Professor Yusuf Leonard Henuk menuai polemik.
Dia menyebut mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono ‘Bapak Mangkrak’ dan anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, 'Bodoh'.
Karena tindakannya, Yusuf dilaporkan ke Polda Sumut, oleh kader PartaI DPC Partai Demokrat, Subanto, Rabu (13/1). Yusuf diduga melanggar, UU ITE.
Pihak USU melalui Dekan Fakultas Pertanian Hasanuddin, memanggil Yusuf pada, Kamis (14/1). Dari pertemuan itu diambil beberapa kesimpulan.
“(Pertama) Prof Yusuf Henuk menyatakan bahwa cuitannya, berada dalam ranah diskusi di medsos,” ujar Humas USU, Elvi Sumanti, kepada wartawan.
Lalu, Prof Yusuf juga diminta membuat surat yang menyatakan tidak akan membawa nama institusi USU dalam bentuk apa pun, di setiap pernyataan beliau di media sosial.
“Surat akan diserahkan hari ini juga,’’ ujar Elvi.
Selain itu kata Elvi pihak fakultas juga meminta Prof Yusuf lebih bijaksana dalam bermedia sosial.
“ Fakultas tetap meminta kepada Prof Yusuf Henuk, lebih arif bermedia sosial serta dapat menjaga nama baik prodi dan institusi,” ujar Elvi.
Terkait laporan dari polisi ke Prof Yusuf, USU tidak akan ikut campur. Sebab itu persoalan pribadi.
“USU akan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib dan tidak akan mencampurinya,”tutup Elvi.
Sebelumnya, postingan Yusuf jadi perbincangan di media sosial. Dia menyebut SBY Bapak mangkrak saat membahas postingan soal corona. Salah satu postingannya:
@SBYudhoyono, sudahlah jangan kau bodoh soalkan anggaran vaksin sampai kapanpun tak bisa buat negara. Banyak chaos kau dimasa lalu seperti Bank Century&Jiwasraya.Kau sok pintar mau ajari @jokowi &Sri Mulyani, malulah kau!," tulisnya.
Selain itu, di postingannya.Yusuf juga menyebut SBY bodoh.
"Yth.@SBYudhoyono, memang kau bodoh sekali, karena Pemerintah @jokowi sudah berulangkali ingatkan tak hanya vaksin lalu semua beres tapi tetap dilakukan 3 M.Kau sok suci bawa-bawa nama Tuhan seperti FPI yang kau besarkan dan dibubarkan @jokowi, jadi terbukti kau memang munafik sekali," lanjutnya.
Lalu cuitan lainnya yakni Selasa (12/1), dia menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, dengan sebutan, bodoh juga.
Cuitan Yusuf bermula saat dia mengomentari postingan Twitter AHY yang menyampaikan duka cita atas insiden pesawat Sriwijaya Air SJ182.
"Doa tulus juga kita panjatkan bagi semua bagi keluarga korban, semoga Allah SWT senantiasa memberikan ketabahan & kekuatan. Bencana ini menjadi peringatan bagi pemerintah & kita semua untuk terus tingkatkan standar keselamatan transportasi di Indonesia," tulis AHY, Minggu (10/1).
Selang 2 hari, Yusuf merespons cuitan AHY dengan kata-kata kasar. Dia menilai, dalam kasus itu, AHY menyalahkan pemerintah.
Yusuf mengaku pendukung Joko Widodo, dia membuat, twit ke AHY dan SBY lantaran ingin berargumen dengan keduanya.
“Kalau dia klarifikasi saya tanggapi, kalau saya salah, saya minta maaf. Sekarang kan pasukan Demokrat turun,” ujarnya.
