UU Netralitas Internet AS Dihapus, Situs Porno yang Ketar-ketir

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pornografi (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pornografi (Foto: Thinkstock)

Amerika Serikat menghapuskan undang-undang netralitas internet yang dicanangkan Barack Obama pada 2015. Keputusan ini membuat para pengguna internet di AS khawatir. Tapi yang paling ketar-ketir adalah industri pornografi di negara itu.

Sebelum Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) melakukan voting pada Kamis (15/12) untuk membatalkan undang-undang netralitas internet atau net neutrality, industri pornografi sudah melakukan kampanye untuk mencegahnya. Menurut mereka, keputusan FCC akan mengancam konten porno gratis di internet.

UU Netralitas Internet berisi larangan bagi perusahaan penyedia jasa internet atau ISP untuk mengatur kecepatan koneksi internet, semua pengguna harus mendapatkan layanan yang setara. Selain itu, ISP juga dilarang memblokir konten dari perusahaan kompetitor.

Ilustrasi internet (Foto: pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi internet (Foto: pixabay)

Tanpa UU ini, ISP dikhawatirkan akan memblokir seluruh akses ke situs porno gratis. Jadi, pelanggan yang ingin mengaksesnya harus membayar sejumlah uang kepada ISP.

Menurut situs Mashable, ISP berpotensi mengubah bentuk seluruh industri pornografi di AS. "ISP akan punya pilihan untuk mengendalikan apa yang bisa diakses, mereka bisa menghentikan aliran tayangan yang paling ingin kami saksikan," tulis Mashable, Jumat (15/12).

Awal tahun ini, situs-situs porno bergabung dengan 60 perusahaan internet lainnya melancarkan protes selama sehari untuk mencegah dihapuskannya Net Neutrality.

Mereka takut nantinya ISP menganaktirikan situs-situs porno gratis yang dianggap tidak penting, atau mengenakan tarif bagi pelanggannya.

"Tanpa itu [Net Neutrality], perusahaan yang mengendalikan akses internet punya kuasa yang tidak adil untuk memilih siapa yang menang dan kalah dalam pasar," kata Corey Price, presiden direktur sebuah perusahaan situs porno gratis di AS.