Vatikan: Kondisi Paus Fransiskus Sudah Stabil, tapi Masih Kritis

26 Februari 2025 15:17 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Paus Fransiskus mengadakan konferensi pers di atas pesawat kepausan dalam penerbangannya kembali setelah perjalanannya selama 12 hari melintasi Asia Tenggara dan Oseania, 13 September 2024.  Foto: Guglielmo Mangiapane/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Paus Fransiskus mengadakan konferensi pers di atas pesawat kepausan dalam penerbangannya kembali setelah perjalanannya selama 12 hari melintasi Asia Tenggara dan Oseania, 13 September 2024. Foto: Guglielmo Mangiapane/REUTERS
ADVERTISEMENT
Vatikan mengungkapkan Paus Fransiskus melewati malam yang tenang, di hari ke-13 menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
ADVERTISEMENT
"Paus melewati malam yang tenang dan sedang beristirahat," kata Vatikan saat mengabarkan kondisi Paus Fransiskus, dikutip dari AFP, Rabu (26/2).
Paus Fransiskus dibawa ke Rumah Sakit Gemelli, Roma, pada 14 Februari dengan gejala kesulitan bernapas. Dokter kemudian mengungkapkan pontif asal Argentina itu mengidap pneumonia di kedua paru-parunya. Kondisi kesehatan Paus Fransiskus memicu kekhawatiran umat Katolik.
Setelah mengalami serangan pernapasan pada akhir pekan yang membutuhkan oksigen tingkat tinggi dan transfusi darah, Vatikan mengatakan kondisi Paus Fransiskus sudah stabil tapi kondisinya masih kritis.
Buletin medis pada Selasa (25/2) malam mengatakan kondisi medis Paus Fransiskus tetap kritis tapi stabil.
"Tidak ada lagi episode pernapasan akut dan parameter hemodinamik terus stabil," kata Vatikan, mengacu pada pemeriksaan detak jantung dan tekanan darah.
ADVERTISEMENT
Paus Fransiskus tiba di Dili, Timor Leste, Senin (9/9/2024). Foto: Dita Alangkara/AP PHOTO
Vatikan mengatakan pada malam tadi, Paus Fransiskus menjalani pemindaian pemantauan radiologi untuk pneumonia bilateral.
"Prognosisnya masih belum jelas," kata Vatikan lagi.
Meski kondisinya krisis, pemimpin hampir 1,4 miliar umat Katolik itu tetap menjalankan urusan gereja dari kamar rawatnya.
"Pada pagi hari, setelah menerima ekaristi, dia melanjutkan aktivitas kerjanya," kata Vatikan.
Umat Katolik berbondong-bondong ke Vatikan dan Rumah Sakit Gemelli memanjatkan doa untuk Paus Fransiskus.
Dokter mengatakan proses pemulihan membutuhkan waktu dan Paus Fransiskus kemungkinan besar akan tetap dirawat di rumah sakit minggu ini.