Vatikan: Rakyat Palestina Harus Tetap Berada di Tanahnya!
·waktu baca 1 menit

Takhta Suci Vatikan menolak usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memindahkan warga Palestina dari Gaza untuk pembangunan kembali (rekonstruksi) Gaza yang poranda dibombardir Israel. Trump menginginkan AS mengambil alih Gaza di masa depan.
“Populasi Palestina harus tetap berada di tanahnya,” kata Menlu Vatikan Pietro Parolin di sela pertemuan Vatikan-Italia, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/2).
"Ini adalah salah satu poin mendasar Takhta Suci: tidak ada deportasi," sambung Parolin.
Dia menambahkan, memindahkan warga Palestina dari Gaza hanya akan memicu ketegangan di Timur Tengah. Dia bahkan menyebut usulan Trump tidak masuk akal.
Solusinya menurut pendapat kami adalah two state solution karena ini juga berarti memberi harapan kepada penduduk," kata Parolin.
Sebelumnya Trump berulang kali menyebut akan memindahkan warga Gaza ke Yordania atau Mesir. Usulan itu ditolak kedua negara Timur Tengah tersebut.
Sejumlah pakar mengatakan, usulan Trump melanggar hukum internasional dan termasuk pembersihan etnis. Sedangkan PM Israel Benjamin Netanyahu memandang usulan Trump revolusioner.
Adapun pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus, belum lama ini mengkritik upaya deportasi massal imigran ilegal dari AS.
