Viani Limardi Tolak Ditegur karena Langgar Ganjil Genap, PSI Minta Maaf

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Polisi mengatur lalu lintas saat penerapan Ganjil Genap di Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (12/8). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Polisi mengatur lalu lintas saat penerapan Ganjil Genap di Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (12/8). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI, Viani Limardi, terlibat cekcok dengan petugas di pos penjagaan ganjil genap, tepatnya di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Kamis (12/8). Viani berkeras memaksa melintas, padahal mobil yang digunakan pelat ganjil.

Viani bahkan sempat memarahi petugas karena tak terima diberhentikan.

Terkait peristiwa itu, Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar, mengatakan dirinya sudah menegur keras anggota partainya yang cekcok dengan petugas lalu lintas.

“Kami sudah menegur keras anggota kami Sis Viani, sekaligus memastikan bahwa ini tidak akan terulang kembali,” ujar Michael dalam keterangannya, Kamis (12/8).

Infografik Ganjil Genap Berlaku Lagi. Foto: Tim Kreatif kumparan

Selain itu, Michael juga berterima kasih serta mengapresiasi semua petugas kepolisian dan Dishub yang terus menegakkan aturan lalu lintas.

“Petugas di lapangan sudah bekerja keras menegakkan aturan yang ditetapkan pemerintah. Kami berterima kasih kepada kerja para petugas di lapangan,” tambah Michael.

Ketum PSI Grace Natalie di Acara Festival 11 Jakarta Foto: Paulina Heras/kumparan

Menurutnya, dari anggota legislatif yang ada dalam Fraksi PSI sudah seharusnya untuk siap diawasi, termasuk mendapat teguran ataupun sanksi dari partai.

“Ini sudah menjadi konsekuensi, sedari awal Fraksi PSI memastikan setiap anggotanya harus siap bekerja dan siap diawasi. Ada nilai-nilai dan etika publik yang harus kita jaga. Menjadi pejabat negara bukan otomatis lepas dari kesalahan,” pungkasnya.